Media Berkemajuan

26 Mei 2024, 05:35

Apa Keuntungan-Kerugian dan Bagaimana Cara Mengaktifkan eSIM di HP Android?

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
e-sim
Keunggulan dan kekurangan e-SIM [Foto: eraspace.com]

Banjarmasin, mu4.co.id – Saat ini perkembangan teknologi komunikasi semakin maju pesat. Bila dahulu kita mengenal kartu Subscriber Identity Module (SIM) operator seluler yang ditanam ke dalam ponsel dan semakin hari ukurannya semakin kecil, mulai dari mini SIM, berkembang jadi micro SIM lalu nano SIM.

Nah sekarang ini diperkenalkan jenis terbaru yaitu Embedded Subscriber Identity Module (e-SIM). Dengan e-SIM, pemilik ponsel tidak perlu lagi bongkar-pasang kartu SIM agar bisa terhubung ke dalam jaringan. Lalu, apa itu e-SIM dan bagaimana cara mengaktifkannya?

E-SIM merupakan SIM digital yang membuat setiap pengguna ponsel dapat mengaktifkan paket seluler dari operator tanpa kartu SIM fisik.

Baca juga: 354 Juta Ponsel Aktif di Indonesia, Bahkan Melebihi Jumlah Penduduk Indonesia

Dilansir dari situs resmi Kominfo, e-SIM tertanam di dalam perangkat yang akan teraktivasi secara jarak jauh dengan operator lokal untuk digunakan di suatu wilayah. Pemilik ponsel yang tertanam e-SIM juga dapat menggunakan layanan seluler dari satu negara ke negara lain, cukup dengan melakukan aktivasi kartu tersebut di negara tujuan.

Teknologi ini memungkinkan setiap orang hanya menggunakan satu ponsel dan e-SIM di berbagai negara di penjuru dunia, tanpa berganti kartu SIM sesuai operator seluler lokal.

Keuntungan dan Kerugian e-SIM

Keuntungan dari penggunaan e-SIM yaitu e-SIM akan tertanam pada bagian motherboard ponsel secara permanen sehingga tidak perlu bentuk fisik yang harus dipasang. Selain itu ukuran e-SIM sangat kecil, bahkan lebih kecil daripada kartu SIM Nano.

E-SIM lebih mudah digunakan karena tidak perlu membongkar-pasang kartu SIM. Hanya perlu memindai barcode agar dapat mengaktifkan e-SIM pada ponsel. Kelebihan lainnya e-SIM bisa digunakan di berbagai negara.

Baca juga: Apple Investasi Rp 1,6 Triliun di Indonesia, Bagaimana Dengan Negara Lain?

Bahkan pelanggan dapat memilih nomor yang diinginkan sesuai ketersediaan, beserta Paket eSIM sesuai kebutuhan.

Sedangkan kekurangannya adalah e-SIM sudah tertanam permanen pada perangkat ponsel sehingga jika terjadi masalah pada ponsel atau e-SIM, maka perangkat ponsel harus diganti dan diaktivasi ulang. Selain itu, saat ini, ketersediaan ponsel yang bisa menggunakan e-SIM maupun operator penyedia layanan ini pun masih terbatas.

Cara Mengaktifkan e-SIM

Dikutip dari tekno.kompas (23/4/2024) berikut ini cara mengaktifkan e-SIM di hp android:

  • Buka Pengaturan ponsel Android Anda
  • Pilih “Kartu SIM & jaringan seluler”
  • Gulir ke bawah dan pilih “Kelola eSIM”
  • Klik “Tambahkan eSIM”
  • Selanjutnya pindai barcode dari pembelian eSIM Telkomsel sebelumnya Setelah eSIM telah aktif di ponsel Android, maka lakukan registrasi nomor menggunakna NIK di 4444

Perlu diperhatikan bahwa cara mengaktifkan eSIM bisa berbeda di setiap model ponsel. 

Baca juga: Mau Aktifkan eSIM di iPhone? Begini Caranya!

Daftar HP Android yang mendukung eSIM

Xiaomi

Xiaomi Redmi Note 13 Pro, Xiaomi Redmi Note 13 Pro+, Xiaomi 12T Pro, Xiaomi 13 Lite, Xiaomi 13T, Xiaomi 13T Pro.

Samsung

Samsung S24, Samsung S24+, Samsung S24 Ultra, Samsung S23, Samsung S23+, Samsung S23 Ultra, Galaxy S22 Ultra 5G, Galaxy S22+ Ultra 5G, Galaxy S22 5G, Galaxy S21 5G, Galaxy S21 Ultra 5G, Galaxy S21+ 5G, Galaxy S20 & S20+, Galaxy Z Flip, Galaxy Z Flip3 5G, Galaxy Z Fold3, Galaxy Z Fold2, Galaxy Fold, Galaxy Note 20 Ultra, Galaxy Note 20+, Galaxy Note 20, Samsung Z Flip 4 5G, Samsung Z Fold 4 5G, Samsung Z Flip 5 5G, Samsung Z Fold 5 5G

Oppo

Oppo Find X5 Pro, Oppo Find X3 Pro, Oppo Find X5, Oppo A55s 5G, Oppo Reno 5A, Oppo Find N2 Flip

Huawei

Huawei P40, Huawei P40 Pro, Huawei Mate P40 Pro.

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!