Media Berkemajuan

25 Mei 2024, 07:25

Sunnah Untuk Kesehatan di Hari Jumat: Menjaga Tubuh, Jiwa, dan Sosial

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Pelaksanaan sholat Jum'at di Masjid Al Jihad Banjarmasin [Foto: mu4.co.id]

mu4.co.id – Hari Jumat memiliki nilai dan keistimewaan tersendiri dalam agama Islam. Selain menjadi waktu untuk melaksanakan shalat Jumat, terdapat pula sejumlah sunnah kesehatan yang dianjurkan untuk dipraktikkan pada hari tersebut.

Sunnah-sunnah ini tidak hanya berdampak positif terhadap kesehatan fisik, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesejahteraan jiwa dan sosial. Berikut ini adalah beberapa sunnah kesehatan yang dapat diikuti pada hari Jumat:

  1. Mandi Sebelum Shalat Jumat

Salah satu sunnah penting adalah mandi sebelum melaksanakan shalat Jumat. Mandi ini bukanlah ghusl, tetapi sekadar mandi biasa untuk membersihkan diri sebelum pergi ke masjid. Mandi ini tidak hanya membersihkan tubuh secara fisik, tetapi juga memberikan rasa segar dan membersihkan jiwa dari dosa-dosa. Mandi sebelum shalat Jumat juga membantu menghilangkan kuman dan bakteri, menjaga kebersihan kulit, dan meningkatkan sirkulasi darah.

  1. Memakai Pakaian Bersih

Mengenakan pakaian bersih dan harum adalah sunnah lainnya yang harus diperhatikan pada hari Jumat. Pakaian yang bersih tidak hanya mencerminkan kebersihan fisik, tetapi juga memberikan perasaan nyaman dan meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu, mengenakan pakaian terbaik yang dimiliki dapat membantu meningkatkan semangat dan mood.

  1. Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi

Menjaga kebersihan mulut dan gigi adalah sunnah yang dianjurkan dalam Islam, terutama pada hari Jumat. Rasulullah SAW. menekankan pentingnya menjaga kebersihan mulut dan gigi sebagai bagian dari perawatan diri dan sebagai tanda kesucian. Membersihkan gigi dapat mencegah masalah gigi dan gusi, serta menjaga kesehatan umum tubuh.

Baca juga: Self Healing: Keajaiban Mengingat Allah dan Tinjauan Ilmiahnya

  1. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi

Mengirim salam dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. merupakan sunnah yang sangat dianjurkan, terutama pada hari Jumat. Tindakan ini tidak hanya meredakan beban psikologis dan meningkatkan rasa bahagia, tetapi juga memiliki dampak positif pada sistem imun tubuh. Peningkatan perasaan positif dapat memperkuat kesehatan tubuh secara keseluruhan.

  1. Konsumsi Buah Kurma dan Buah Kaya Air di Musim Kemarau

Mengonsumsi buah kurma juga merupakan sunnah yang dianjurkan pada hari Jumat. Namun, terutama di musim kemarau, di mana cuaca panas dan dehidrasi bisa menjadi masalah, penting untuk memperhatikan asupan cairan tubuh. Selain buah kurma, Anda juga dapat mengonsumsi buah-buahan yang kaya air, seperti mentimun, semangka, melon, dan jeruk, untuk menjaga status cairan tubuh Anda di saat hari panas di luar.

Buah-buahan kaya air mengandung sejumlah besar air, elektrolit, dan nutrisi penting yang dapat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Kehilangan cairan terlalu banyak akibat panas dan aktivitas fisik dapat menyebabkan dehidrasi, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan. Dehidrasi dapat menyebabkan penurunan energi, peningkatan risiko masalah pencernaan, hingga gangguan kesehatan yang lebih serius.

Buah-buahan seperti mentimun, semangka, melon, dan jeruk memiliki kandungan air yang tinggi, serta mengandung elektrolit seperti kalium yang membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Selain itu, buah-buahan ini juga mengandung vitamin dan mineral yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Otak pada Lansia: Latih Otak dengan Brain Games, Olahraga Mental dan Spiritual

  1. Bersosialisasi dengan Jemaah Jumat Setelah Shalat Jumat

Salah satu sunnah yang memiliki dampak positif secara kesehatan adalah berbincang dengan jemaah setelah shalat Jumat. Setelah melaksanakan ibadah, dianjurkan untuk berinteraksi dengan jemaah lainnya, saling bertukar kata, dan menjalin silaturahmi. Ini tidak hanya memiliki nilai sosial dan spiritual, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang penting.

Dalam pandangan kesehatan, berinteraksi secara positif dengan orang lain dapat merangsang produksi hormon oksitosin dalam tubuh. Hormon ini juga dikenal sebagai “hormon kasih sayang” atau “hormon sosial,” yang dapat mengurangi stres dan meningkatkan perasaan bahagia. Melalui percakapan dan interaksi yang penuh kehangatan, hormon oksitosin dilepaskan, sehingga mendorong perasaan kesejahteraan dan mengurangi risiko masalah kesehatan terkait stres.

Selain itu, berbicara dengan jemaah setelah shalat Jumat dapat mengurangi perasaan kesepian dan isolasi sosial. Ini dapat berkontribusi pada peningkatan suasana hati dan kebahagiaan, serta membantu menjaga keseimbangan emosional. Dalam konteks psikologis, berbagi pengalaman, cerita, dan saling mendengarkan dapat membantu mengurangi tekanan mental dan memberikan dukungan yang dibutuhkan.

  1. Shalat Jumat dengan Khusu sebagai Fisioterapi

Ikut shalat Jumat dengan khusu memiliki efek positif yang nyata pada kesehatan. Alunan bacaan Quran saat shalat menenangkan emosi dan pikiran. Gerakan dalam shalat, seperti rukuk dan sujud, tidak hanya merupakan bentuk ibadah, tetapi juga dapat merelaksasikan sendi-sendi tubuh dan mengurangi ketegangan otot. Selain itu, saat sujud, aliran darah ke otak meningkat, memperkaya oksigenasi dan memperbaiki sirkulasi darah.

Jadi, dengan menjalankan sunnah-sunnah kesehatan di hari Jumat, umat Islam tidak hanya merawat tubuh dan jiwa mereka, tetapi juga membangun hubungan sosial yang positif dan memberikan perawatan fisik dan mental yang lengkap. Dengan perpaduan antara spiritualitas dan kesehatan, kita dapat menghadapi tuntutan hidup dengan semangat dan keseimbangan yang optimal.

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!