Media Berkemajuan

14 Juni 2024, 11:31

Muhammadiyah Luncurkan Platform Asuransi Digital Syariah, ProtekMu

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Peluncuran Platform Asuransi Digital Syariah milik Muhammadiyah, ProtekMu [4/4/2023] [Foto: antaranews.com]

Jakarta, mu4.co.id – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah luncurkan platform asuransi digital syariah pertama di Indonesia yang dinamai ProtekMu.

Asuransi digital ini dikelola oleh PT. Surya Ahda Finansia (SAF) dibawah Holding Company Institut Teknologi Bisnis Ahmad Dahlan (ITB AD) Jakarta.

Ketua PP Muhammadiyah, Saad Ibrahim pada Selasa (4/4) di Hotel Aston Simatupang mengungkapkan bahwa ProtekMu ini bagian dari tanda kemajuan.

Saad Ibrahim yang didaulat untuk menyampaikan tausiyah di acara Launching Platform Asuransi ProtekMu oleh PT SAF ini mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh ITB AD. Dia menyebut ini merupakan bagian dari tanda berkemajuan yang dimiliki oleh Muhammadiyah.

“Kemajuan ini selaras dengan apa yang dilakukan ini semacam launching perusahan PT. Surya Ahda Financia tadi,” ungkap Saad.

Wawasan Islam Berkemajuan yang dipedomani oleh Muhammadiyah meniscayakan untuk membangun manusia-manusia dengan mindset optimis. Sebab optimisme merupakan bagian dari implikasi dari Islam Berkemajuan. Selalu mencari peluang di tengah keadaan yang menghimpit dan sulit.

“Implikasi dari optimisme itu adalah termasuk mendirikan PT, pasti kita semua optimis untuk menjalankan ini.” imbuhnya.

Saad berpesan, kehadiran PT SAF dengan Platform Asuransi ProtekMu ini mampu menyetarakan manusia. Tidak boleh menjadikan manusia yang satu lebih rendah dibandingkan yang lain. Sebab, posisi yang lebih tinggi dari manusia-manusia dan seluruhnya adalah Allah SWT. Meninggikan – mengesakan Allah, merupakan puncak dari wawasan Islam Berkemajuan.

Demikian pula Rektor ITB AD Jakarta, Mukhaer Pakkanna menyampaikan hadirnya PT SAF dengan Platform Asuransi ProtekMu merupakan kelanjutan dari amanah Muktamar ke-47 Muhammadiyah, di Makassar. Di mana hasil muktamar itu menyebut ekonomi menjadi pilar gerakan Muhammadiyah.

“Sebagai wujud pilar ketiga ini, Muhammadiyah mencoba mengkapitalisasi kekuatan ekonominya. Maka pendirian Badan Usaha Milik Muhammadiyah diperbolehkan.” Ungkapnya.

Sebagai Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM), maka PT. SAF dengan Asuransi ProtekMu saham mayoritas adalah milik Persyarikatan Muhammadiyah, dengan tetap mengakomodir pihak lain yang ingin menanam saham, tapi tidak boleh melebihi jumlah milik Persyarikatan Muhammadiyah.

Dia mengungkapkan, bahwa merealisasikan ekonomi pilar ketiga hasil Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar mengalami pasang-surut. Padahal jika dilihat dari jumlah kapital sosial, Muhammadiyah memilikinya dengan jumlah yang melimpah. Sebab Muhammadiyah memiliki jutaan anggota. [muhammadiyah.or.id]

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!