Media Berkemajuan

26 Februari 2024, 07:10

Israel Ledakkan Universitas Al-Israa di Gaza, Begini Kondisinya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Detik-detik Israel melancarkan serangannya ke Universitas Al-Israa [Foto: Akun x Birzeit University]

Gaza, mu4.co.id –  7 Universitas di Gaza telah dihancurkan oleh pasukan Israel, dan kini satu-satunya Perguruan Tinggi yang masih tersisa di Jalur Gaza dari yaitu Universitas Al-Israa kembali dihantam oleh pasukan tersebut, Rabu (17/01/2024).

Ledakkan tersebut juga menghancurkan sebuah museum yang didirikan oleh Universitas Al-Israa yang menyimpan lebih dari 3.000 artefak langka, dan dijarah oleh pasukan Israel.

Israel meledakkan Universitas tersebut dengan menggunakan ratusan ranjau yang dipasang di bangunan tersebut. Sebelumnya gedung tersebut sempat diduduki oleh pasukan Israel selama serangan darat mereka di Gaza dan digunakan sebagai markas.

Baca juga: Terbukti, Israel Tidak Temukan Apa-Apa di Terowongan Hamas RS Al Shifa

“Tentara Israel menduduki dan menggunakannya sebagai pangkalan militer untuk operasinya dan pusat penculikan warga sipil yang terisolasi dan menahan mereka untuk sementara waktu untuk diinterogasi,” tulis Universitas Al-Israa di halaman Facebook-nya.

Pemerintah Israel telah berulang kali menuduh Hamas menggunakan infrastruktur sipil termasuk rumah sakit sebagai pusat komando. Tuduhan itu pun langsung dibantah oleh kelompok Palestina, seperti halnya Rumah Sakit Al-Shifa. Dan ledakan tersebut juga merupakan bagian dari tujuannya untuk membuat Gaza tidak dapat dihuni.

Lantas Video yang menunjukkan detik-detik bangunan Universitas Al-Israa, yang mengalami beberapa kerusakan struktural, meledak pun viral dalam sekejap di media sosial, yang diunggah oleh Universitas Birzeit di media sosial.

Adapun setelah viralnya video itu, Amerika Serikat (AS) diketahui meminta klarifikasi dari Israel. Juru bicara departemen luar negeri AS Matthew Miller tidak berkomentar banyak karena kurangnya informasi.

Menanggapi hal tersebut, Akademisi dan pengguna media sosial dari seluruh dunia pun menyerukan boikot akademis penuh terhadap Israel, dan menuduh Israel sengaja dan langsung menargetkan institusi pendidikan di Gaza, serta pusat kebudayaan.

Sumber: tribunnews.com

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!