Media Utama Terpercaya

31 Oktober 2026, 05:40
Search

BPOM Soroti Oknum yang Semprot Ikan Asin dengan Baygon, Ingatkan Bahaya bagi Konsumen dan Dapat Disita!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Ikan Asin dengan Baygon
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Beredar sebuah video seorang pria menyemprotkan cairan pembasmi serangga “Baygon” ke ikan asin yang dijemur, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merespons akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mencegah peredaran ikan asin yang diduga terpapar pestisida. 

Kepala BPOM Taruna Ikrar menilai kasus ini menunjukkan masih adanya pelaku usaha dan nelayan yang belum memahami bahaya penggunaan pestisida untuk mengusir lalat.

Baca Juga: Aturan Baru BPOM: Mulai 17 Oktober, Minimarket Diizinkan Kelola Penjualan Obat

“Kita tahu kandungannya itu kan banyak kimia-kimia yang berbahaya dan itu tidak hilang. Pada saat disemprot memang lalatnya terbang, tetapi setelah itu nanti ikan dimakan oleh rakyat kita, konsumen ini berbahaya,” ungkap Taruna dikutip dari Warta Ekonomi, Jum’at (30/10).

Untuk mencegah kejadian serupa, Taruna meminta balai POM di daerah meningkatkan edukasi kepada masyarakat terutama pelaku usaha tentang cara menjaga keamanan pangan tanpa bahan kimia berbahaya.

BPOM juga menegaskan ikan asin yang diduga tercemar pestisida tidak boleh diedarkan. Taruna menyebut pihaknya berwenang menyita barang milik pelaku UMKM yang dinilai membahayakan konsumen.

Baca Juga: Peringatan Global, BPOM Hentikan Peredaran Susu Formula Nestlé di RI. Ini Alasannya!

Taruna menilai kasus tersebut menjadi pengingat pentingnya memperkuat edukasi keamanan pangan melalui berbagai program, termasuk Training of Trainers (ToT).

Ia menegaskan keamanan pangan harus menjadi prioritas dalam setiap proses pengolahan dan peredaran makanan agar pangan yang dikonsumsi masyarakat aman dan tidak membahayakan kesehatan.

Sementara itu, pria yang diduga menyemprotkan Baygon ke ikan asin mengklarifikasi bahwa ikan tersebut telah dipenuhi ulat. Ia mengaku memang berencana membuang ikan asin itu dan memperlihatkan proses pembuangannya. 

(Warta Ekonomi)

[post-views]
Selaras
Populer
Terkini