Media Berkemajuan

13 April 2024, 10:56

2 Pasukan AS Hilang, Usai Serang Houthi di Yaman

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
[Foto: middleeastmonitor.com]

Yaman, mu4.co.id – Usai Amerika Serikat (AS) dan Inggris menyerang Houthi di Yaman, 2 anggota Angkatan Laut (AL) AS di laporkan menghilang di lepas pantai Somalia, Kamis (11/01/2024) malam.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengungkapkan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung. Namun mereka tidak memberikan informasi lebih detail mengenai identitas atau kapal yang ditumpangi dua anggota AL AS itu, dengan alasan keamanan operasional dan menghormati keluarga korban. Mereka hanya mengatakan korban tersebut tergabung dalam Armada ke-5 AS (C5F) yang mendukung berbagai misi.

“Operasi pencarian dan penyelamatan saat ini sedang berlangsung untuk menemukan kedua pelaut tersebut. Untuk tujuan keamanan operasional, kami tidak akan merilis informasi tambahan sampai operasi pemulihan personel selesai,” ungkap CENTCOM, dilansir dari kantor berita AFP, Sabtu (13/1/2024).

Baca juga: Dukung Palestina, Yaman Bajak Kapal Pengusaha Israel di Laut Merah

Sebelumnya, Militer AS telah menyerang situs-situs Houthi yang mencapai lebih dari 60 sasaran di 28 lokasi melalui pesawat, kapal, dan kapal selam, yang bertujuan untuk melemahkan kemampuan militer Houthi. Serangan AS itu diketahui akibat dari serangan Houthi terhadap kapal-kapal yang terafiliasi dengan Israel, sejak 17 Oktober 2023 lalu.

Presiden AS Joe Biden mengatakan, “Serangan-serangan ini merupakan respons langsung terhadap serangan-serangan Houthi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap kapal-kapal maritim internasional di Laut Merah, termasuk penggunaan rudal balistik anti-kapal untuk pertama kalinya dalam sejarah.”

Sementara itu, kelompok Houthi bersumpah akan melakukan pembalasan sengit atas serangan AS yang semakin meningkatkan kemungkinan konflik lebih luas di wilayah yang sudah dilanda perang Israel di Gaza. Houthi menyebut bahwa mereka mendukung Hamas atas bombardir yang dilakukan Israel ke Gaza yang terus-menerus tanpa henti.

Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman itu bahkan menentang seruan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan komunitas internasional untuk menghentikan serangan terhadap rute pelayaran Laut Merah pada kapal-kapal yang terafiliasi dengan Israel.

Sumber: tribunnews.com

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!