Media Berkemajuan

24 April 2024, 17:45

Saudi Dilanda Cuaca Dingin Ekstrem, Jemaah Umrah Diminta Waspada

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Cuaca dingin melanda Arab Saudi
Air hujan jatuh dari pancuran emas Ka'bah di Masjidil Haram Makkah [Foto: fb Khazzanah_Operasional]

Arab Saudi, mu4.co.id – Cuaca dingin ekstrem melanda wilayah Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir, jemaah umrah pun diminta waspada.

Badan Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Arab Saudi mengeluarkan peringatan cuaca buruk di wilayahnya yang akan terus berlanjut hingga Jumat mendatang. Cuaca dingin ekstrem diperkirakan terjadi di sebagian besar kawasan Arab Saudi dengan salju serta suhu beku di beberapa daerah.

Dilansir dari kantor berita pemerintah Arab Saudi, SPA, Rabu (31/1/2024), NCM juga memperingatkan kemungkinan terjadinya curah hujan ringan hingga sedang, angin permukaan berdebu, dan gelombang tinggi di tengah cuaca dingin ekstrem tersebut.

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Terjadi di Kawasan Masjidil Haram Mekkah

Angin permukaan yang membawa debu diperkirakan terjadi dengan kecepatan 45 kilometer per jam atau lebih disertai hujan es diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah, termasuk Tanah Suci. Hal itu juga diperkirakan akan menurunkan jarak pandang.

“Diperkirakan akan melanda wilayah Tabuk, Madinah, Makkah, Al-Jawf, Perbatasan Utara hingga mengakibatkan jarak pandang rendah,” demikian keterangannya, dikutip Arab News.

Suhu diperkirakan turun hingga antara 5 derajat Celcius dan di bawah nol di Tabuk, Al-Jawf, Perbatasan Utara, Hail, Al-Ula dan Khaybar antara Rabu dan Jumat.

Baca juga: Madinah Diguyur Hujan Es, Bagaimana Nasib Penerbangan Jamaah Haji?

Hujan ringan diperkirakan terjadi di wilayah Asir hingga Jumat, hujan ringan hingga sedang di wilayah Jazan dan Al-Baha yang dimungkinkan meluas hingga dataran tinggi Makkah (Taif), dan hujan ringan di Maysan, Adham dan Al-Ardiyat hingga Kamis.

Menghadapi cuaca dingin ekstrem ini, NCM meminta masyarakat dan jemaah untuk memantau peringatan dini cuaca secara berkala melalui akun media sosial dan aplikasi cuaca. Para jemaah diimbau bisa menggunakan alas kaki anti licin dan senantiasa membawa payung maupun jas hujan. Jika ada masalah kesehatan, jemaah harus diwajibkan untuk berhenti melakukan ibadah tawafnya.

Sumber: detik.com

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!