Banjarmasin, mu4.co.id – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Banjarmasin melalui Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal menggelar Diklat Pengembangan Sekolah/Madrasah Muhammadiyah se-Kota Banjarmasin pada Rabu (21/10), di Hotel Banjarmasin Internasional, Banjarmasin.
Mengusung tema “Menguatkan Arah, Menumbuhkan Budaya, Membangun Kepercayaan”, kegiatan ini diikuti kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru sekolah/madrasah Muhammadiyah se-Kota Banjarmasin.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat pengelolaan dan pengembangan sekolah Muhammadiyah melalui tiga materi utama, yakni Kebijakan Majelis Dikdasmen & PNF oleh Drs. H. M. Natsir Selamat, Growth Mindset for Growth School oleh Muhtar Ahmadi, S.Pd., MM., serta Strategi Marketing & Branding Sekolah oleh Alfian Mauricfile, S.Sos., M.A.P.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua PDM Kota Banjarmasin Bidang Pendidikan, Drs. H. Taufik Hidayat, MM., menyoroti masih adanya sekolah Muhammadiyah di Banjarmasin dengan jumlah siswa di bawah standar. Ia berharap persoalan tersebut dapat dicarikan jalan keluarnya melalui kegiatan diklat ini.
“Saya melihat kondisi jumlah siswa sekolah Muhammadiyah di Banjarmasin memprihatinkan karena berada di bawah standar. Pada kegiatan ini, semua pertanyaan dari segala permasalahan sekolah harus terjawab. Tidak ada lagi sekolah yang di bawah standar,” ujarnya.
Taufik menekankan, setiap sekolah perlu memiliki komitmen untuk maju bersama. Sementara sekolah yang sudah berkembang diharapkan turut membantu sekolah lain yang masih menghadapi berbagai kendala.
Baca Juga: Gelar Gema Dikdasmen, Majukan Pendidikan Muhammadiyah di Kota Banjarmasin!
“Bagaimana cara kita memajukan sekolah? Caranya adalah kita harus berkomitmen dan harus saling membantu sekolah yang di bawah standar. Bersinergi, berkolaborasi antarsekolah, saling membantu. Tidak ada alasan sekolah tidak maju, harus diselesaikan persoalannya,” tegasnya.
Ia juga berharap jumlah siswa di sekolah Muhammadiyah terus bertambah. Di samping itu, digitalisasi dan penyiapan kader penerus perlu menjadi perhatian agar sekolah mampu mengikuti perkembangan zaman sekaligus menjaga keberlanjutannya di masa depan.
“Harapan kami, siswa di sekolah Muhammadiyah semakin banyak. Pasti bisa. Dan juga jangan tinggalkan digitalisasi, karena itu sangat penting saat ini. Siapkan juga kader-kader di sekolah itu agar nanti di masa depan tidak terjadi krisis. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bermanfaat,” tutupnya.















