Media Utama Terpercaya

21 September 2026, 20:14
Search

Perkuat Ekonomi Umat, Kemenkop Bersama Muhammadiyah Siapkan 12.000 Koperasi Berbasis Masjid

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Koperasi Berbasis Masjid
Kemenkop Bersama Muhammadiyah Siapkan 12.000 Koperasi Berbasis Masjid [Foto: Instagram Majelis Tabligh PP Muhammadiyah]

Jakarta, mu4.co.id – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sepakat mengembangkan koperasi berbasis masjid, yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Jakarta, Jumat (18/09/2026).

Langkah tersebut berawal dari optimalisasi peran masjid guna memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput, yang meniru keberhasilan koperasi di lingkungan pondok pesantren yang terbukti ampuh menopang kegiatan ekonomi komunitas.

“Kami mendorong masjid memiliki badan usaha koperasi. Ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam menorehkan sejarah perkembangan koperasi yang lebih modern dan profesional ke depan,” ujar Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, dikutip dari majelistabligh.id.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Institut Quantum Akhyar, Adi Hidayat menilai jaringan Majelis Tabligh Muhammadiyah memiliki basis yang solid dengan cakupan sekitar 12.000 masjid. “Ada 12.000 masjid di bawah Majelis Tabligh Muhammadiyah dengan jemaah yang riil. Seluruh data tersebut bahkan sudah terintegrasi dalam satu database digital,” kata Adi Hidayat.

Baca juga: Bertemu BPJPH, Muhammadiyah Dorong Rokok Diberi Label Non-Halal

Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Fathurrahman Kamal, menambahkan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi organisasi untuk memperluas fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ekosistem pemberdayaan ekonomi warga sekitar.

Selain itu, pada hari yang sama Kemenkop juga menandatangani MoU dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan, Setiawan Ichlas, untuk memperkuat ekosistem tersebut dari sisi permodalan.

Melalui kesepakatan ini, Kemenkop berfokus pada penyediaan data, pemetaan sektor usaha, serta pendampingan dan penguatan kelembagaan koperasi. Kemudian Utusan Khusus Presiden bertugas menjembatani koordinasi dengan lembaga keuangan guna memperluas dan merumuskan skema pembiayaan yang sesuai kebutuhan koperasi. Menkop Ferry menekankan kemudahan akses pembiayaan merupakan kunci utama agar koperasi berbasis komunitas ini mampu tumbuh dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

[post-views]
Selaras