Pelaihari, mu4.co.id – Pelajar Islam Indonesia (PII) Kalimantan Selatan gelar aksi moral tolak LGBT (Lesbi, Gay, Biseksual, dan Transgender) di bundaran simpang Gagas Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Jum’at (3/7).
Aksi ini diikuti oleh puluhan kader PII dari berbagai kabupaten/kota Kalsel seperti Tanah Laut, Banjarmasin, Banjarbaru, Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Tengah (HST), dan Balangan.
Dalam aksi ini, mereka berharap pemerintah serta masyarakat memperkuat pencegahan sesuai kewenangan masing-masing.
Koordinator Lapangan sekaligus Pengurus Wilayah PII Kalimantan Selatan, Syahdan, menyatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian sikap organisasi sekaligus ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk memberi perhatian terhadap isu LGBT.
Baca Juga: Mengejutkan, Indonesia Jadi Negara Dengan Populasi LGBT ke-5 Terbesar di Dunia!
Menurutnya, pembinaan moral, pendidikan agama, dan penguatan karakter generasi muda perlu diperkuat agar perilaku menyimpang tidak berkembang di masyarakat.
Syahdan menegaskan upaya pencegahan memerlukan keterlibatan pemerintah, keluarga, sekolah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat. Ia menyebut keberadaan LGBT juga ada di Kalsel, termasuk di Tanah Laut, sehingga perlu disikapi bersama karena penyimpangan perilaku tersebut dinilai bertentangan dengan norma agama dan kesusilaan.
Menurutnya, penyimpangan sering berawal dari candaan yang dianggap biasa hingga akhirnya menjadi perilaku yang meresahkan. Ia menegaskan aksi itu merupakan bagian dari gerakan moral organisasi yang disampaikan secara damai.
Baca Juga: Pendampingan Muhammadiyah Untuk Kaum Marjinal dan LBGT; Mereka Juga Manusia
“Kami ingin membangun kepedulian bersama. Melalui aksi ini kami berharap lahir langkah-langkah konkret dari berbagai pihak dalam pembinaan generasi muda sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing,” ujar Syahdan dikutip dari Banjarmasin Post, Senin (6/7).
Selain menyampaikan aspirasi, peserta aksi juga membagikan bibit pohon kepada pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan yang mendapat respons positif dari masyarakat itu berlangsung tertib dengan pengamanan kepolisian sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas.
(Banjarmasin Post)
![Penandatanganan MoU Pemerintah Kota Banjarbaru dan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo [RSCM] Jakarta](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/07/IMG_1062-300x192.jpeg)














