Media Utama Terpercaya

2 November 2026, 22:50
Search

Pawma XL300, Mobil Sport Pertama Buatan Indonesia yang Kini Langka

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Pawma XL300
Penampakan Pawma XL300 [Foto: Instagram @rarecar.id]

Jakarta, mu4.co.id – Bermesin Mitsubishi Colt L300 dan berbodi serat karbon, Pawma XL300 hadir pada 1990 sebagai mobil sport buatan Indonesia yang eksotis dan sangat langka.

Mobil produksi PT Kreasindo Trampil Mandiri (KTM) ini pertama kali diperkenalkan dalam ajang Jakarta Fair 1990 dengan harga Rp35 juta. Setahun kemudian, Pawma XL300 kembali tampil dalam Motorcycle & Auto Expo 91 di Hall O Arena Pekan Raya Jakarta, pada 2–6 Maret 1991, dengan harga Rp38 juta on the road.

Dari sisi desain, Pawma XL300 memiliki bodi serat karbon, dua pintu, dan pop-up headlamp atau lampu depan yang tersembunyi di dalam bodi. Mobil ini menggunakan mesin Mitsubishi Colt L300 berkapasitas 1.597 cc dengan transmisi manual lima percepatan dan diklaim mampu mencapai kecepatan maksimum 180 km/jam.

Pawma XL300 diperkirakan hanya diproduksi tidak lebih dari sepuluh unit. Meski demikian, setidaknya satu unit masih bertahan hingga sekarang.

Pada Oktober 2019, akun Instagram @rarecar.id mengunggah foto Pawma XL300 yang melintas di Jalan Raya Sukahati, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, dalam kondisi terawat dan layak jalan. Mobil tersebut telah dimodifikasi menyerupai Ferrari F40 dengan spoiler besar dan tulisan “PAWMA XL300” di bagian side skirt.

Baca juga: Indonesia Ditarget Punya Pabrik Mobil Sendiri, Prabowo: Jangan Hanya Jadi Pasar

Awal Mula Pawma XL300

Di balik kehadiran Pawma XL300 di Indonesia, terdapat sejarah Charade Monza, mobil sport asal Prancis yang menjadi dasar pengembangannya.

Charade Monza dirancang oleh insinyur otomotif asal Prancis, Pierre Foissotte. Pada 1986, ia mengumpulkan sekitar 15 orang untuk merancang mobil sport dua pintu. Tiga tahun kemudian, mereka mendirikan Charade Automobile SA dan memperkenalkan Charade Monza dalam ajang otomotif di Paris.

Mobil tersebut menggunakan mesin Peugeot 205 GTI berkapasitas 1,9 liter dengan tenaga 130 hp, rangka baja tubular, dan bodi serat karbon.

Dalam pengembangannya, Foissotte bekerja sama dengan PT KTM di Jakarta untuk memproduksi bodi Charade Monza. PT KTM kemudian mengembangkan versi Indonesia dengan mengganti mesinnya menggunakan Mitsubishi Colt L300 dan memberinya nama Pawma XL300.

Namun, akibat keterbatasan modal dan sumber daya, Charade Automobile SA akhirnya gulung tikar pada 1993 setelah hanya menyelesaikan sepuluh unit Charade Monza.

Keberadaan Pawma XL300 dalam sejarah otomotif nasional juga tercatat dalam unggahan Perpustakaan Nasional yang menampilkan mobil tersebut di tengah kerumunan pengunjung pameran dengan keterangan “mobil sport pertama buatan Indonesia”.
(tirto.id)

[post-views]
Selaras