Media Utama Terpercaya

2 November 2026, 12:55
Search

HSU Jadi Tuan Rumah Aruh Sastra Kalsel XXIII Tahun 2026, Angkat Sejarah Negara Dipa Bangkitkan Sastra Banua

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Aruh Sastra Kalimantan Selatan
HSU Jadi Tuan Rumah Aruh Sastra Kalsel XXIII Tahun 2026 [Foto: hsu.go.id]

Amuntai, mu4.co.id – Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) resmi menjadi tuan rumah pelaksanaan Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) XXIII Tahun 2026, yang dibuka di Gedung H. Abdul Wahid, Amuntai, Jumat (30/10/2026) malam.

Rangkaian pembukaan perhelatan sastra tingkat provinsi yang mempertemukan ratusan sastrawan, budayawan, seniman, penulis, dan pegiat literasi se-Kalimantan Selatan itu berlangsung meriah dengan menampilkan kekayaan seni dan budaya khas Banua. Acara diawali penampilan musik panting dan tarian Japin Tahtul sebelum memasuki sesi pembukaan resmi.
‎
‎Dalam sambutannya, Bupati HSU H. Sahrujani menyampaikan rasa bangga dan kehormatan karena Pemerintah Kabupaten HSU dipercaya menyelenggarakan perhelatan sastra berskala provinsi tersebut.
‎
‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten HSU dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat datang kepada Bapak Gubernur, para kepala daerah, serta seluruh tamu undangan, khususnya para budayawan dan sastrawan dari berbagai penjuru Kalsel,” ucapnya, dilansir dari laman resmi hsu.go.id.
‎

Baca juga: HSU Raih Penghargaan Layanan Haji Terbaik dari Menteri Haji, Komitmen Tingkatkan Pelayanan

Dengan mengusung tema “Membangkit Sastra di Negara Dipa”, Bupati menjelaskan bahwa tema tersebut mengajak masyarakat menelusuri kembali jejak sejarah sekaligus membangun masa depan sastra yang berakar pada identitas budaya Banua. Negara Dipa merupakan bagian penting dari ingatan sejarah Kalimantan Selatan yang berkaitan erat dengan wilayah HSU, sehingga warisan tersebut dapat dijadikan sumber inspirasi untuk melahirkan karya sastra yang bermakna.
‎
‎“Selamat ber‑Aruh Sastra, mari jadikan Negara Dipa bukan hanya jejak sejarah yang kita kenang, melainkan sumber inspirasi untuk melahirkan karya‑karya yang menjaga martabat budaya dan memperkaya peradaban Banua,” tutupnya.
‎
‎Setelah penyampaian sambutan Bupati, Tim Aruh Sastra Tabalong menyerahkan lukisan kepada Bupati HSU sebagai bentuk apresiasi sekaligus kenang‑kenangan penyelenggaraan ASKS XXIII.
‎
Sementara itu, Gubernur Kalsel yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Adi Santoso dalam sambutannya sekaligus pembukaan resmi kegiatan, ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten HSU selaku tuan rumah, dan berharap ASKS menjadi wadah bagi para sastrawan serta budayawan untuk berkarya, bertukar gagasan, serta melestarikan dan mengembangkan kekayaan sastra serta kebudayaan Kalimantan Selatan.
‎

“Aruh Sastra diharapkan menjadi wadah bagi para sastrawan dan budayawan untuk terus berkarya,” ujar Adi Santoso.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan peluncuran buku ASKS, sebagai langkah mendokumentasikan dan memperkaya khazanah kesusastraan daerah.

[post-views]
Selaras