Media Berkemajuan

20 Mei 2024, 02:01

Kerugian Ditaksir Ratusan Juta, Kabel Rel Listrik dan Baut Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dicuri

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Enam pelaku pencurian baut hingga kabel tembaga jalur rel kereta Cepat Jakarta Bandung saat press release kasus itu di Stasiun KCIB Karawang, Selasa ][6/6/2023]. [KOMPAS.COM/FARIDA]

Karawang, mu4.co.id — Jelang uji coba proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang dijadwalkan pada Agustus 2023, nasib naas menimpa sebab terjadi kasus pencurian baut dan kabel tembaga kereta cepat. 

Polres Kabupaten Karawang mengungkap komplotan kasus dugaan pencurian baut dan kabel tembaga proyek KCJB. Sebanyak enam orang termasuk sekuriti proyek KCJB di wilayah Karawang ditangkap usai mencuri komponen KCJB.

Dari kasus pencurian ini kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta.

Pencurian kabel rel listrik dan baut kereta cepat di Karawang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Seperti yang dikatakan Wakapolres Karawang Kompol Prasetyo Purbo Nurcahyo, kabel tembaga dan baut yang dicuri merupakan salah satu komponen vital yang ada di jalur kereta cepat.

“Vital sekali, karena kabel tembaga ini menjadi jalur aliran listrik yang akan dilintasi (kereta cepat) nantinya,” ujar Pras dalam sesi pers rilis di Stasiun KCJB, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Selasa (6/6/2023).

Pras menjelaskan, kabel yang menjadi jalur listrik tersebut merupakan komponen vital dan berpotensi menimbulkan kecelakaan jika dilintasi kereta.

“Ini alat yang sangat vital, nantinya juga bisa menimbulkan kecelakaan yang fatal jika sudah dilintasi kereta api cepat ini,” imbuhnya.

Tak hanya sekali, pencurian kabel tembaga dan baut di rel listrik, jalur KCJB wilayah Karawang ternyata sudah terjadi beberapa kali.

Pencurian kabel tembaga cetenary overhead itu dilakukan di wilayah DK 42 sampai dengan DK 58, wilayah Ciampel Kabupaten Karawang.

Selain meringkus pelaku, polisi juga mengamankan dua orang penadah yang merupakan warga Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.

Menanggapi pencurian tersebut Manager Koordination Communication PT KCIC, Emir Monti buka suara, pihaknya akan terus bekerja sama dengan aparat setempat yang dilintasi jalur kereta cepat untuk mempermudah kelancaran proyek hingga digunakan perdana pada 18 Agustus mendatang.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menangkap pelaku, dan secara tegas memproses hukum para pelaku dengan segera,” ujar Emir.

Ia juga mengatakan bahwa pelaku pencurian bukan bagian dari security KCIC, pihaknya bersama kontraktor, serta TNI-Polri akan terus meningkatkan pengamanan jalur KCJB di seluruh proyek.

Baca Juga: Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung Siap Beroperasi, Catat Tanggalnya!

“Kami juga menegaskan bahwa, pelaku pencurian bukan bagian dari security KCIC, tapi security proyek, atas kejadian ini kami juga mengingatkan pengamanan bersama TNI-Polri, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak masuk jalur kereta cepat. Hal-hal seperti ini (pencurian) adalah hal yang membahayakan bagi perjalanan kereta cepat,” ungkapnya.

Selain itu, KCIC juga mengungkap, pihaknya bersama TNI-Polri akan terus meningkatkan pengamanan dan penjagaan hingga masa penggunaan nanti.

Hingga saat ini proyek KCJB secara keseluruhan telah mencapai 89,9 persen, dan stasiun Karawang mencapai 90 persen. Pihak KCIC akan terus meningkatkan pengamanan serta efisiensi pekerjaan agar rampung menjelang dilintasi perdana 18 Agustus nanti.

Sumber: detik.com

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!