Media Utama Terpercaya

21 Oktober 2026, 23:31
Search

Kalimantan Selatan Resmi Jadi Tuan Rumah Muktamar XXI IMM Tahun 2027

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Kalimantan Selatan Resmi Jadi Tuan Rumah Muktamar XXI IMM Tahun 2027
Kalimantan Selatan Resmi Jadi Tuan Rumah Muktamar XXI IMM Tahun 2027 [Foto: majelistabligh.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalimantan Selatan resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar XXI IMM yang dijadwalkan berlangsung pada awal 2027.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM IMM, Muhammad Zaki Mubarak, mengatakan penetapan tersebut merupakan keputusan organisasi yang dilaksanakan melalui mekanisme permusyawaratan sesuai dengan Anggaran Rumah Tangga (ART) IMM Pasal 26 tentang Muktamar.

“Berdasarkan proses pengusulan dalam Tanwir XXXIII IMM (di Malang) dan tindak lanjut melalui Rapat Pleno DPP IMM, Kalimantan Selatan ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar XXI. Keputusan ini merupakan amanah organisasi yang harus dipersiapkan secara matang dengan melibatkan seluruh elemen Ikatan,” ujar Zaki dikutip dari laman resmi muhammadiyah.or.id, Senin (19/10/2026).

Baca juga: Sidang Pleno Tanwir IMM di Kota Malang Putuskan Beberapa Kebijakan Krusial untuk Kemajuan Ikatan

Kalimantan Selatan sendiri memiliki catatan historis dalam perjalanan IMM. Daerah ini pernah menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) II IMM pada 26–30 November 1967.  Penyelenggaraan Muktamar XXI di wilayah tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kesinambungan sejarah sekaligus meneguhkan kembali semangat intelektualitas, pengabdian, dan pembaruan gerakan IMM.

DPP IMM pun mengajak seluruh pimpinan, kader, alumni, serta keluarga besar Muhammadiyah untuk berpartisipasi dalam menyukseskan Muktamar XXI. Melalui Muktamar XXI, DPP IMM berharap konsolidasi organisasi semakin kuat, solidaritas kader tetap terjaga, serta arah gerakan IMM ke depan semakin relevan dalam menjawab tantangan zaman.

“Muktamar adalah ruang bersama. Perbedaan gagasan dan dinamika kontestasi pemilihan kepemimpinan baru merupakan bagian dari demokrasi organisasi, tetapi semuanya harus bermuara pada kemajuan IMM serta kontribusi yang lebih besar bagi bangsa, umat, dan Persyarikatan Muhammadiyah,” kata Zaki.

[post-views]
Selaras