Media Berkemajuan

26 Februari 2024, 06:01

Inspiratif, Anak dari Pekerja Serabutan Raih Lulusan Terbaik dan Kerja Sebelum Wisuda

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Wisudawan Terbaik PENS [Foto: PENS TV]

Surabaya, mu4.co.id – Mohammad Firman Ramadhan, mahasiswa Program Studi D3 Teknik Informatika Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), menjadi lulusan terbaik Program Diploma 3 dengan meraih IPK 3.98, Pada wisuda PENS ke-21, Sabtu (30/09/2023).

Firman adalah anak dari seorang yang bekerja sebagai juru parkir dan pekerja serabutan, yang kini ia sudah diterima bekerja atau direkrut di salah satu industri sebelum ia wisuda. Tentu hal tersebut menjadi sebuah kebanggaan luar biasa baginya dan keluarga. Karena, dapat meraih prestasi yang tinggi, lulus dan langsung bekerja.

“Jujur, saya tidak pernah terpikir bisa dinobatkan sebagai wisudawan terbaik. Bisa kuliah saja saya sudah sangat bersyukur,” ucap Firman.

Mohammad Firman Ramadhan bersama keluarga [Foto: vokasi.kemdikbud.go.id]

Ia bercerita, sebelum kuliah dulu ia mempunyai tekad yang kuat dan menyakinkan kedua orangtuanya agar bisa lanjut kuliah pada kondisi ekonominya yang pas-pasan dan ia masih mempunyai adik yang sekolah.

Dengan tekadnya tersebut, ia berhasil dan lolos program beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, untuk bisa melanjutkan kuliahnya hingga selesai.

Baca juga: Kisah Inspiratif Khakam Wisudawan UNY Raih Lebih dari 170 Penghargaan

Saat magang Firman memilih tempat magang di perusahaan Maxxi Tani. Dengan kompetensi yang ia miliki, Firman justru diberi tawaran untuk bekerja sebagai Junior Engineer di perusahaan tersebut. “Awalnya internship. Namun, saat di user interview malah direkomendasikan untuk langsung ke HRD dengan posisi Junior Engineer. Jadi, yang awalnya interview magang, ternyata malah langsung kerja,” jelas Firman.

Setelah lulus dan bekerja, Firman berencana ingin melanjutkan ke Program Lanjut Jenjang Sarjana Terapan, seperti yang diharapkan oleh ibunya.

“Insyaallah, tahun depan saya akan melanjutkan ke PENS Program Sarjana Terapan, sembari tetap berkarier di Maxxi Tani. Saya tak ingin ke kampus lain karena di PENS saya mendapatkan banyak pengalaman sekaligus challenge dari dosen-dosen yang sangat kreatif,” ungkapnya.

“Untuk teman-teman di mana pun berada, jangan menjadikan kesulitan sebagai penghalang. Tetap semangat dengan tekad dan mimpi karena semua pasti ada jalan,” pesan Firman.

Sumber: kompas.com

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!