Media Berkemajuan

25 Mei 2024, 07:56

Innalillahi, Rizal Ramli Eks Menko Kemaritiman Meninggal Dunia

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Rizal Ramli Eks Menko Kemaritiman Meninggal Dunia. [Foto: Republika]

Jakarta, mu4.co.id – Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli secara resmi dikabarkan meninggal dunia pada 2 Januari 2024 pukul 19.30 WIB.

Rizal Ramli menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Kabar kepergiannya itu tersebar melalui pesan singkat yang dikirim keluarganya.

“Telah berpulang, bapak/kakek/mertua kami, Rizal Ramli pada tanggal 2 Januari 2024 pukul 19.30 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Kami segenap keluarga memohon maaf jika ada kesalahan beliau selama hidupnya,” demikian bunyi pesan singkat itu.

Keluarga juga menyampaikan permohonan maaf jika ada kesalahan yang dilakukan oleh beliau selama hidupnya.

Baca juga: Mantan Gubernur Papua Meninggal Dunia, Semua Kasus Hukumnya Dihentikan!

Sebelum meninggal, Rizal sempat dirawat di RSCM selama hampir dua bulan. Staf Rizal Ramli, Tri Wibowo Santoso mengatakan Eks Menko Kemaritiman itu mengidap kanker pankreas stadium 4.

Selanjutnya, jenazah Rizal Ramli akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.

“Akan dimakamkan di Jakarta, di TPU Jeruk Purut,” kata Tim Komunikasi sekaligus perwakilan keluarga Rizal, Yosef Sampurna Nggarang, di RSCM, Jakarta Pusat, Selasa (2/1/2024).

Yos mengatakan jenazah Rizal Ramli rencananya akan dimakamkan pada Kamis (4/1/2024)

“Hari Kamis,” tuturnya.

Semasa hidupnya, Rizal Ramli merupakan figur yang terlibat dalam gerakan mahasiswa Indonesia di era 1977/78. Ia juga dikenal sebagai ahli ekonomi dan tokoh perubahan di Indonesia. Rizal Ramli memegang jabatan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, menggantikan Indroyono Soesilo sejak 12 Agustus 2015.

Rizal juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dan Menteri Keuangan Indonesia dalam Kabinet Persatuan Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Meskipun pernah mendapatkan tawaran menjadi menteri di Kabinet Pembangunan VII dari Soeharto dan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan serta Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat dari Gus Dur, Rizal menolak kedua tawaran tersebut. Ia baru menerima tawaran menjadi Kepala Badan Urusan Logistik ketika diajukan oleh Gus Dur.

Sementara di tingkat internasional, Rizal Ramli pernah menjadi anggota tim panel penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), bersama dengan beberapa tokoh ekonomi dari berbagai negara. Pada November 2013, meskipun ditawari jabatan internasional sebagai Sekretaris Jenderal Economic & Social Commission of Asia and Pacific (ESCAP) oleh PBB, Rizal menolaknya karena ingin fokus pada pengabdian kepada negara dan bangsa Indonesia.

Sumber: mediamu

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!