Media Utama Terpercaya

4 Mei 2026, 21:59
Search

Gunung Halau-Halau Dikabarkan Ditutup Permanen, Pemkab HST Angkat Bicara

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Gunung Halau-Halau
Gunung Halau-Halau. [Foto: Berita Kalsel Terkini]

HST, mu4.co.id – Telah beredar kabar terkait penutupan permanen Gunung Halau-Halau Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, yang diambil dalam musyawarah dengan dihadiri Pambakal Hinas Kiri, Pambakal Juhu, tokoh masyarakat, Babinsa, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), serta warga di Kantor Desa Hinas Kiri, pada Jum’at (1/5). 

Sekretaris Desa Juhu Rubi menjelaskan keputusan tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai adat dan kepercayaan masyarakat setempat.

“Gunung ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi kami, sehingga perlindungannya menjadi tanggung jawab seluruh warga,” ungkap Rubi dikutip dari Kata Kunci, Senin (4/5).

Baca Juga: Ini Alasan Ditutupnya Sementara Pendakian Gunung Besar Halau-Halau HST Selama Ramadan!

Selain alasan kepercayaan, penutupan ini juga bertujuan menjaga kelestarian lingkungan gunung sesuai kearifan lokal masyarakat adat.

Namun, informasi berbeda datang dari Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Sekretaris Daerah HST Muhammad Yani menyebut saat ini belum ada keputusan resmi terkait penutupan permanen Gunung Halau-Halau tersebut.

“Penutupan permanen tidak pernah terjadi sebelumnya. Biasanya hanya saat kegiatan adat,” ungkap Yani.

Yani menyayangkan penutupan Gunung Halau-Halau yang dinilai dilakukan tanpa koordinasi menyeluruh, padahal tempat tersebut sudah menjadi destinasi wisata nasional hingga mancanegara.

Ia menilai penutupan total bukan solusi dan akan mendorong dialog antara pemerintah, masyarakat adat, dan pihak terkait agar potensi wisata tetap dikelola tanpa mengabaikan nilai budaya. 

Baca Juga: Gunung Pamaton Wisata Baru di Kalsel Yang Tidak Hanya Indah Tapi Juga Punya Sejarah!

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) HST M. Ramadlan memastikan pihaknya langsung meninjau ke lapangan terkait kebijakan tersebut.

“Hari ini tim pariwisata naik ke Desa Hinas Kiri untuk meminta konfirmasi langsung ke masyarakat adat,” terang Ramadlan.

Ia menilai klarifikasi penting untuk mencegah informasi simpang siur sekaligus mencari keseimbangan antara pelestarian adat dan pengembangan pariwisata.

Baca Juga: Warung Tertinggi di Pegunungan Kalimantan Selatan, Disini Tempatnya!

Perlu diketahui, Gunung Halau-Halau dengan tinggi 1.901 mdpl adalah puncak tertinggi di Kalimantan Selatan yang terletak di perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Selatan, dan Tanah Bumbu. 

Gunung ini dikenal dengan julukan “Atap Kalimantan Selatan” di Pegunungan Meratus. Gunung Halau-Halau juga memberikan keindahan pemandangan hamparan awan yang menawan saat di puncak.

Menurut informasi, memerlukan waktu sekitar 6 hari 5 malam dengan perjalanan santai atau 3 hari 2 malam dengan perjalanan sistem kebut untuk sampai ke puncak Gunung Halau-Halau.

(Antara, Kata Kunci)

[post-views]
Selaras