Media Utama Terpercaya

4 Mei 2026, 20:55
Search

Pemerintah Siapkan CNG 3 Kg Pengganti LPG untuk Tekan Impor Energi. Harga Lebih Murah!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Contoh compressed natural gas [CNG]
Contoh compressed natural gas [CNG]. [Foto: Freepik]

Jakarta, mu4.co.id – Kementerian ESDM menyiapkan compressed natural gas (CNG) dalam tabung 3 kg sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg untuk menekan impor dan meningkatkan kemandirian energi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut CNG sudah mulai digunakan di hotel, restoran, hingga dapur program MBG, dengan pasokan gas dari dalam negeri.

“Untuk yang 3 kilogramnya ini baru mau dibuat. Dan ini ongkosnya lebih murah 30–40 persen,” ungkap Bahlil dikutip dari Liputan6, Senin (4/5).

Meski masih menghadapi sejumlah tantangan, pemerintah tetap mendorong pengembangan CNG sebagai bagian dari strategi efisiensi energi.

CNG sendiri merupakan gas alam terkompresi yang disimpan dalam tabung bertekanan tinggi dan dirancang aman untuk distribusi. Langkah ini dinilai penting karena konsumsi LPG nasional sekitar 8,6 juta ton per tahun, sementara produksi dalam negeri baru sekitar 1,6–1,7 juta ton, sehingga masih bergantung pada impor.

Baca Juga: Harga Gas LPG Non Subsidi Naik, Bagaimana dengan Gas LPG Subsidi?

Sebelumnya, pemerintah mencari alternatif pengganti LPG untuk mengurangi impor dan memperkuat ketahanan energi, mengingat konsumsi nasional mencapai per tahun tidak sebanding dengan produksi nasional.

Kondisi ini mendorong kajian berbagai opsi substitusi, termasuk pengembangan Dimethyl Ether (DME) berbasis batu bara rendah kalori melalui hilirisasi sebagai pengganti LPG.

Selain DME, pemerintah juga mengkaji CNG yang berasal dari gas melimpah dalam negeri sebagai alternatif LPG. Meski masih dalam tahap kajian, CNG dinilai berpotensi menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi impor dan memperkuat kemandirian energi.

(Liputan6)

[post-views]
Selaras