Tapin, mu4.co.id – Bendungan Tapin yang terletak di Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menjadi destinasi wisata yang menyajikan pemandangan alam memukau sekaligus menyimpan fungsi vital bagi masyarakat.
Dengan latar perbukitan hijau dan udara yang sejuk, serta suasana bendungan yang tenang, bisa menjadi alternatif hiburan yang seru sekaligus wisata edukasi bagi anak-anak. Banyak pengunjung yang jauh-jauh datang ke sini karena ingin menikmati pemandangan di sekitar bendungan. Berikut ini beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan jika berkunjung ke Bendungan Tapin:
1. Berpiknik Santai
Pemandangan di sekitar bendungan memang sangat memanjakan mata. Pengunjung bisa melihat perpaduan antara air dengan perbukitan hijau yang tenang dan menyejukkan. Area di sekitar bendungan sangat cocok untuk piknik santai bersama keluarga atau teman, dengan hanya membawa tikar, bekal makanan, dan kamera untuk mengabadikan momen seru selama berada di bendungan.
2. Hunting Foto
Bendungan Tapin bisa jadi salah satu destinasi yang tepat bagi penggemar fotografi atau sekadar suka berbagi konten di media sosial. Bendungan ini punya banyak spot menarik dengan latar pemandangan alam yang asri. Mulai dari tepi danau, jalan setapak, hingga pemandangan bukit hijau yang akan foto kamu semakin menarik.
3. Edukasi Infrastruktur
Bagi yang ingin belajar lebih dalam tentang bagaimana bendungan bekerja, kunjungan ke Bendungan Tapin bisa jadi pengalaman wisata edukasi yang menarik. Terdapat beberapa papan informasi yang dipajang di sekitar area bendungan. Mulai dari fungsi, cara kerja, dan manfaat bendungan untuk daera-daerah di sekitarnya.
Baca juga: Pulau Kerayaan Beccu Mulai Dikembangkan, Destinasi Wisata Tersembunyi di Kotabaru
Adapun akses menuju lokasi bendungan cukup mudah dan bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Lokasinya terletak sekitar 30 km dari Kota Rantau. Jika dari Banjarmasin bisa mengikuti jalur Trans Kalimantan menuju arah hulu sungai, lalu masuk ke arah Kota Rantau. Dari pusat Kota Rantau, hanya perlu mengikuti petunjuk arah yang mengarah ke Kecamatan Piani.
Saat ini, akses ke Bendungan Tapin belum sepenuhnya didukung oleh transportasi umum secara langsung. Namun, pengunjung bisa menaiki bus atau angkutan kota yang melayani rute antar kota.
Di samping itu, terdapat juga beberapa destinasi wisata yang ada di sekitar bendungan, diantaranya yaitu Air Terjun Haratai, Bukit Batas, Wisata Riam Kinarum, hingga Bukit Langara.
Selain itu, Bendungan ini juga menjadi simbol kemajuan pembangunan di Kalimantan Selatan, terutama dalam pengelolaan sumber daya air. Bendungan ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pembangunan bendungan ini dimulai pada tahun 2015, dan diresmikan pada tahun 2021. Dengan daya tampung mencapai lebih dari 56 juta meter kubik air, yang mempunyai berbagai fungsi penting, mulai dari sumber irigasi, penyediaan air baku, hingga pengendalian banjir untuk wilayah di sekitarnya.
Salah satu keunggulan Bendungan Tapin adalah kemampuannya yang mampu mengairi lebih dari 5.400 hektare lahan pertanian. Selain itu, bendungan ini juga mampu menyuplai air baku hingga 500 liter per detik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
Dengan adanya bendungan ini, wilayah Kabupaten Tapin dan sekitarnya diharapkan bisa lebih mandiri dalam pengelolaan air dan ketahanan pangan di wilayah tersebut dapat meningkat.
(traveloka.com)















