Media Utama Terpercaya

8 Mei 2026, 22:25
Search

Wali Kota Banjarbaru Luncurkan Bank Sampah Digital “SIPALUI”, Ubah Sampah Jadi Rupiah!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Wali Kota Banjarbaru Luncurkan Bank Sampah Digital “SIPALUI”
Wali Kota Banjarbaru Luncurkan Bank Sampah Digital “SIPALUI” [Foto: Media Center Banjarbaru]

Banjarbaru, mu4.co.id – Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, resmi meluncurkan Bank Sampah “SIPALUI” dan Program Digitalisasi Sekolah di SDN 3 Kemuning, Banjarbaru, Jumat (08/05/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Bank Kalsel dan Pemerintah Kota Banjarbaru yang memadukan kepedulian lingkungan dengan penguatan literasi keuangan di dunia pendidikan, yang diharapkan dapat memotivasi siswa untuk sadar lingkungan dengan lebih giat memilah sampah sekaligus menumbuhkan budaya menabung sejak dini.

Adapun keunggulan utama dari Bank Sampah “SIPALUI” ini adalah sistemnya yang telah terintegrasi secara digital dengan produk perbankan SIMPEL (Simpanan Pelajar) milik Bank Kalsel. Dalam mekanisme ini, setiap penjualan sampah yang dilakukan oleh siswa tidak lagi diterima dalam bentuk tunai, melainkan langsung terkoneksi dan masuk ke rekening tabungan masing-masing siswa secara otomatis.

Wali Kota Banjarbaru Luncurkan Bank Sampah Digital “SIPALUI” [Foto: Media Center Banjarbaru]

Baca juga: Wali Kota Banjarbaru Lisa Turun Langsung, Pastikan Keberlanjutan Partisipasi Warga Kelola Sampah!

Dalam kesempatan itu, Wali Kota meninjau langsung pameran kreasi daur ulang sampah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis.

“SD Negeri 3 Kemuning ini menjadi contoh dari sekolah lain yang mana anak-anak, siswa dan sisi pelajaran di sini melakukan kreativitas melalui hasil hasta karyanya yang bernilai ekonomis itu sangat luar biasa. Segala macam bentuk yang bisa bernilai, dijadikan hasil hasta karyanya itu sangat luar biasa, ya. Anak-anak (dengan) ide dan kreativitasnya sangat tinggi dan ini (perlu) kita promosikan,” katanya kepada media.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarbaru, Abdul Basid menambahkan, diresmikannya bank sampah di SD Negeri 3 Kemuning merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota yaitu ‘Gerakan Asri Giat Babarasih 2026’. Dari gerakan ini, semua bidang didorong untuk terlibat termasuk pendidikan.

“Kita sudah menyampaikan kepada semua sekolah untuk berinisiatif, beraktivitas untuk melakukan seperti ini,” jelasnya.

Pihaknya pun juga mendorong sekolah lain untuk menerapkan program pengelolaan sampah seperti halnya di SD Negeri 3 Kemuning ini. Hal ini berkaitan dengan menjaga lingkungan sekolah yang menjadi bagian dari pendidikan berkarakter.

“Makanya hari ini kita undang beberapa gugus sekolah yang menjadi mengimbas nanti kepada sekolah-sekolah yang lain, programnya silakan beragam. Prinsipnya bagaimana kita ikut terbat kebersihan lingkungan,” tuntasnya.

[post-views]
Selaras