Media Utama Terpercaya

6 November 2026, 23:39
Search

Trump Umumkan AS Setop Bantuan US$4 Miliar untuk Israel Mulai Akhir 2026!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Trump Umumkan AS Setop Bantuan SD uljjp Israel
Trump Umumkan AS Setop Bantuan US$4 Miliar untuk Israel Mulai Akhir 2026 [Foto: Reuters]
Trump Umumkan AS Setop Bantuan US$4 Miliar untuk Israel Mulai Akhir 2026 [Foto: Reuters]

Amerika Serikat, mu4.co.id – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyatakan Washington akan menghentikan pemberian bantuan tahunan kepada Israel mulai akhir 2026.

Diketahui, selama ini Trump menyebut AS memberikan bantuan sebesar US$4 miliar per tahun kepada Israel. Kemudian, kedua pemimpin sepakat untuk mengakhiri skema pendanaan tersebut setelah tahun ini. Namun, Trump tidak menjelaskan secara terperinci jenis bantuan yang akan dihentikan, termasuk apakah keputusan tersebut mencakup seluruh bantuan keuangan atau secara khusus bantuan militer.

“Sekarang, terkait pembayaran kepada Israel, Bibi Netanyahu dan saya telah membuat kesepakatan bahwa kami memberikan Israel US$4 miliar per tahun, dan beberapa bulan lalu kami sepakat untuk menghentikannya. Kami sudah sepakat bahwa pada akhir tahun ini kami tidak akan lagi membayar Israel. Namun, kami akan membantu Israel jika mereka membutuhkannya,” kata Trump, setelah pemungutan suara pemilihan paruh waktu AS dimulai, dikutip Rabu (04/11/2026).

Lebih lanjut, Trump mengaitkan rencana tersebut dengan meningkatnya kritik terhadap dukungan Washington kepada Israel, termasuk dari Abdul El-Sayed, kandidat Senat dari Partai Demokrat di Michigan yang secara terbuka menentang bantuan AS kepada Israel. Trump menilai dukungan finansial kepada Israel telah menjadi isu politik yang merugikan Partai Republik. Ia juga menyebut Netanyahu justru mengusulkan penghentian bantuan tersebut.

“Bolehkah saya jujur kepada Anda, Netanyahu yang mengangkat masalah ini. Dia berkata, ‘Saya pikir akan tepat jika kita tidak menerima bantuan’, karena dia memahami bahwa hal ini menjadi salah satu poin perselisihan mereka,” ujar Trump.

Baca juga: Demokrat Kuasai Kursi DPR-Senat di Pemilu Sela AS, Trump Terancam Kehilangan Kendali Politik!

Meski demikian, pernyataan Trump belum disertai konfirmasi resmi dari pemerintah Israel. Karena sebagian besar anggaran bantuan AS untuk Israel ditetapkan melalui persetujuan Kongres, sehingga Trump tidak dapat menghentikannya secara sepihak.

Di samping itu, isu bantuan militer dan kontribusi politik dari kelompok pendukung Israel itu juga menjadi perdebatan di kalangan Partai Demokrat maupun Republik.

Survei Quinnipiac University pada Juni menunjukkan 48% pemilih AS menilai Washington memberikan dukungan berlebihan kepada Israel. Di kalangan pemilih Demokrat, angkanya mencapai 66%. Persentase tersebut meningkat dibandingkan survei pada 2017, ketika hanya 16% pemilih AS dan 20% pemilih Demokrat yang memiliki pandangan serupa.

Perubahan opini publik tersebut mencerminkan pergeseran dukungan politik terhadap Israel yang selama puluhan tahun menjadi salah satu isu dengan dukungan bipartisan di AS.

Lalu pada Juli, Dewan Perwakilan Rakyat AS juga menolak usulan penghentian bantuan kepada Israel. Amandemen yang diajukan anggota DPR Thomas Massie tersebut gagal dengan hasil pemungutan suara 314 berbanding 104, meskipun hampir separuh anggota Partai Demokrat mendukung usulan tersebut.

Selain itu, Mantan anggota DPR dari Partai Republik, Marjorie Taylor Greene, turut mengkritik pernyataan Trump. Melalui unggahan di media sosial X, ia menilai pengumuman penghentian bantuan tidak akan mengubah hasil pemilihan paruh waktu.
(idnfinancials.com)

[post-views]
Selaras