Media Utama Terpercaya

2 Juli 2026, 00:24
Search

Tanah Laut Resmi Jadi Sentra Jagung Kalsel, Target Panen 10 Ton per Hektare

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Pencanangan di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati.
Pencanangan di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati. [Foto: MC Kalsel]

Tanah Laut, mu4.co.id – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan bersama Gubernur Muhidin dan unsur Forkopimda mencanangkan Kabupaten Tanah Laut sebagai sentra produksi jagung untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak. Pencanangan tersebut berlangsung di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Senin (29/6).

“Tanah Laut ditarget menghasilkan panen jagung hingga 10 ton per hektare,” ungkap Yudha dikutip dari Antara, Rabu (1/7).

Yudha optimistis Tanah Laut dapat menjadi percontohan sentra produksi jagung karena didukung ketersediaan lahan yang memadai. Saat ini, Kalimantan Selatan baru mampu memenuhi sekitar 25 persen kebutuhan jagung daerah.

Baca Juga: Perdana, Petani di Tanah Laut Gunakan Drone Untuk Tanam Benih Padi. Begini Penampakannya!

Untuk mendorong petani memperluas budidaya, Polda Kalsel menyiapkan skema tabel rafaksi untuk menjaga harga jagung di tingkat petani. Selain itu, Pusat Koperasi Kepolisian (Puskoppol) Polda Kalsel dan jajaran Polres diminta mengawal penyerapan hasil panen agar terserap maksimal.

Gubernur Kalsel juga memberikan lima unit traktor Rp1,9 miliar kepada Polda Kalsel untuk mendukung pengembangan Tanah Laut sebagai sentra jagung. Alat tersebut akan digunakan secara bergiliran oleh petani di bawah koordinasi Polres Tanah Laut dan pemerintah daerah.

Produksi jagung Kalsel sendiri mencapai 155 ribu ton pada 2025, terbesar kedua di Kalimantan setelah Kalimantan Barat. 

Hingga Juni 2026, produksi telah menembus 90 ribu ton, dengan sentra utama berada di Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru, Banjar, dan Tapin.

(Antara)

[post-views]
Selaras