Banjarmasin, mu4.co.id – Sebanyak 148 Taruna-Taruni SMK Maestro Islamic School Banjarmasin resmi dilantik sebagai Taruna-Taruni Angkatan XII, di Jl. Cempaka Besar No. 57, Banjarmasin, Sabtu (15/08/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMK Maestro Islamic School, Drs. H. Asmuri Ardi, M.Pd, yang turut dihadiri perwakilan Korem 101/Antasari, Lurah Belitung Selatan, Ketua Yayasan Anggrek, Direktur Yayasan Anggrek M. Rizky Ridhani, S.E., M.B.A., Kepala Almazaya Islamic School, orang tua/wali, serta keluarga besar SMK Maestro Islamic School.

Pelantikan itu merupakan puncak dari rangkaian Latihan Dasar Kepemimpinan dan Manajemen (LDKM) yang telah berlangsung sejak awal tahun ajaran baru hingga awal Agustus 2026. Dengan mengusung tema TANGGUH (Taruna Aktif, Nasionalis, Gigih, Unggul, Harmonis), rangkaian pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya SMK Maestro dalam membentuk karakter peserta didik sejak awal memasuki lingkungan pendidikan SMK.
LDKM sendiri dipandang sebagai proses awal transformasi positif dari seorang pelajar sekolah menengah pertama menjadi taruna/taruni yang tangguh, disiplin, religius dan kompeten. Selama proses tersebut, peserta mendapatkan pembinaan mengenai kedisiplinan, kepemimpinan, organisasi dan manajemen kegiatan, wawasan kebangsaan, pembinaan religius, kerja sama tim, ketahanan diri, serta pembentukan karakter.
Baca juga: Siap Jadi Generasi Disiplin dan Religius, SMK Maestro Banjarmasin Lantik Taruna/Taruni Angkatan XIII
Kepala SMK Maestro Islamic School, Drs. H. Asmuri Ardi, M.Pd., mengatakan pelantikan menjadi momentum untuk memberikan tanggung jawab baru kepada para taruna dan taruni. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan karakter tidak dapat dilakukan oleh sekolah sendiri. Sinergi dengan orang tua menjadi bagian penting dalam mendampingi perkembangan peserta didik.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum bagi anak-anak kita untuk memahami bahwa setelah melalui proses LDKM, mereka memiliki tanggung jawab yang lebih besar sebagai taruna dan taruni SMK Maestro. Mari bersama-sama kita bersinergi, saling berkomunikasi dan saling mendukung agar anak-anak kita dapat tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, religius, berkarakter dan kompeten,” ujarnya.
“Apa yang mereka dapatkan selama LDKM jangan berhenti pada kegiatan ini saja. Nilai kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, kerja sama dan karakter harus mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di luar sekolah,” lanjutnya.
Sementara itu, Direktur Yayasan Anggrek, M. Rizky Ridhani, S.E., M.B.A., dalam pesannya menekankan bahwa kepemimpinan harus dimulai dari kemampuan seseorang dalam memimpin dirinya sendiri. Ia mengingatkan para taruna dan taruni agar berhati-hati dalam mengambil keputusan serta menjaga pergaulan.
“Jangan sampai karena kesalahan kecil kemudian menimbulkan kesalahan yang besar. Sebagai pelajar, jangan sampai terlibat dalam tawuran atau perilaku-perilaku yang justru merusak masa depan kalian. Menjadi seorang taruna bukan hanya tentang seragam dan kedisiplinan, tetapi tentang bagaimana kalian membawa diri dan menunjukkan karakter yang baik,” pesannya.

Selain pembentukan karakter, Yayasan Anggrek juga mendorong SMK Maestro untuk terus membangun identitas dan kekhasan sekolah. Ia berharap SMK Maestro ke depan memiliki keunggulan yang menjadi ciri khas dan membuat masyarakat dapat langsung mengenali identitas sekolah.
Pelantikan inipun menjadi awal perjalanan bagi 148 Taruna-Taruni Angkatan XII untuk membuktikan nilai-nilai yang telah mereka pelajari dan membawanya dalam kehidupan pendidikan, keluarga, masyarakat, hingga kelak memasuki dunia kerja.
![Gedung Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan [FKIK] ULM](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_3045-300x168.jpeg)










![Prabowo dalam Sidang Paripurna DPR RI, Jakarta, Jum’at [14/8]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_3196-300x200.jpeg)



