Media Utama Terpercaya

1 Oktober 2026, 23:26
Search

Dishub Kalsel Resmi Operasikan Bus Listrik Trans Banjarbakula Mulai 1 Oktober!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Bus Listrik Trans Banjarbakula
Bus Listrik Trans Banjarbakula Resmi Beroperasi [Foto: Instagram resmi Trans Banjarbakula]

Banjarbaru, mu4.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Selatan mengoperasikan bus listrik Trans Banjarbakula, yang melayani masyarakat mulai hari ini, Kamis, 1 Oktober 2026.

Kehadiran moda transportasi ramah lingkungan ini menjadi bagian dari pengembangan layanan Trans Banjarbakula sekaligus upaya menyediakan alternatif transportasi umum yang lebih efisien dan rendah emisi bagi masyarakat. Kepala Dishub Kalsel Fitri Hernadi mengatakan, bus listrik memiliki keunggulan karena tidak menghasilkan emisi gas buang secara langsung.

Bus listrik ini dirancang oleh PT Bagong yang merupakan pihak ketiga dari layanan Trans Banjarbakula, yang mana ukurannya terlihat berbeda dibanding armada Trans Banjarbakula yang selama ini beroperasi. Ukurannya lebih besar karena menggunakan tipe big bus, dengan total kapasitas angkutnya mencapai 80 orang, terdiri dari 31 penumpang duduk dan 49 penumpang berdiri. Bagi penumpang yang membawa barang, tersedia juga tempat untuk meletakkannya di dalam bus.

“Kalau dibandingkan dengan bus sedang, kapasitas satu bus listrik ini setara sekitar 2,5 bus sedang,” ujarnya, dikutip Rabu (30/09/226).

Selain itu, tampilan bodinya juga dihiasi sejumlah ikon khas Kalimantan Selatan. Ada gambar pasar terapung, rumah adat Banjar, bekantan hingga ilustrasi Jembatan Pulau Laut, hingga identitas Trans Banjarbakula terpampang di bagian depan bus sebagai penanda layanan transportasi kawasan aglomerasi, lengkap dengan tulisan “Bus Listrik Resiliensi Energi Mobilitas Berkelanjutan”.

Baca juga: Trans Banjarbakula Luncurkan Bus Khusus Perempuan. Berikut Nomor Lambungnya!

Hal kecil lain yang mungkin cukup berguna selama perjalanan adalah keberadaan port USB. Pengisi daya tersedia di sejumlah titik, termasuk di sekitar kursi penumpang, bagian depan dan belakang bus, serta di sisi-sisi kendaraan.

Di dalam bus juga terdapat LED TV yang nantinya dapat digunakan untuk menampilkan informasi kepada penumpang. Untuk memberi tanda kepada pengemudi ketika ingin turun, tersedia tombol stop di dekat pintu keluar. Tinggal ditekan dan akan terdengar bunyi sebagai tanda bagi pengemudi.

Adapun untuk tahap awal, bus listrik Trans Banjarbakula akan melayani rute Pal 6 Banjarmasin menuju Simpang 4 Banjarbaru melalui Jalan Ahmad Yani. Namun, karena ukuran bus cukup besar dan memiliki keterbatasan dalam bergerak layanan tidak masuk hingga kawasan RSUD Ulin Banjarmasin. Begitu pula di Banjarbaru, bus akan berhenti di halte umum terdekat kawasan Simpang 4, seperti Halte ULM Banjarbaru. Bus tidak masuk ke terminal yang sudah ada.

Pada pengoperasian perdana 1 Oktober 2026, baru 1 unit bus listrik yang akan melayani penumpang. Jumlah armada kemudian ditambah secara bertahap hingga mencapai 3 unit, untuk memperkuat layanan transportasi umum di koridor Banjarmasin-Banjarbaru.

Selain armada baru, Dishub Kalsel juga menyiapkan sistem tarif terintegrasi antara Trans Banjarbakula dan Trans Banjarmasin. Tarif Terintegrasi Rp5 Ribu, Bisa Transit 90 Menit. Layanan tarif terintegrasi antara Trans Banjarbakula dan Trans Banjarmasin dijadwalkan mulai berlaku pada 8 Oktober 2026. Khusus pelajar, lansia dan penyandang disabilitas, tarif yang diberlakukan sebesar Rp2.000 dengan masa berlaku perjalanan selama 90 menit. Pembayaran dilakukan secara nontunai menggunakan kartu uang elektronik atau QRIS.

Di samping itu, Dishub Kalsel juga tengah mengkaji pengembangan jaringan Trans Banjarbakula. Salah satu rute yang sedang dibahas adalah trayek Nusa Indah, Bati-Bati, menuju Martapura. Rute tersebut masih dalam tahap pembahasan bersama Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan ditargetkan dapat dikembangkan pada 2027.
(Radar Banjarmasin, Banjarmasin Post)

[post-views]
Selaras