Banjarmasin, mu4.co.id – Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin kembali menyampaikan laporan jumlah penerimaan dan pengeluaran masjid rutin bulanan kepada publik sebagai bentuk komitmen transparansinya.
Untuk bulan April 2026 ini penerimaan infak dan sedekah di Masjid Al Jihad Banjarmasin sebesar Rp331.265.002. Hal ini mengalami penurunan dibandingkan penerimaan bulan Maret lalu yaitu sebesar Rp804.491.443 dikarenakan di bulan Maret banyak donasi kegiatan Ramadan 1447 H.
Sedangkan total biaya pengeluaran operasional kegiatan di Masjid Al Jihad Banjarmasin bulan April 2026 sebesar Rp425.217.295, yang mengalami penurunan dibandingkan pengeluaran bulan Maret lalu yaitu sebesar Rp904.225.071.
Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan oleh Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin pada Jum’at (8/5/2026) menyebutkan penerimaan infak tersebut diantaranya berasal dari kotak infak harian; infak transfer bank; QRIS harian; infak dari UMKM, pengajian lainnya; Infak untuk Buka Puasa sunnah; infak untuk jenazah dhuafa; Pendanaan dari Lazismu Al-Jihad serta penerimaan lainnya.
Untuk pos penerimaan terbesar adalah pada Kotak Infak Harian yaitu sebesar Rp228.186.500 dan disusul QRIS Harian sebesar Rp53.190.502, selanjutnya dari Infak Transfer Bank sebesar Rp21.480.719.
Untuk penerimaan melalui kotak infak harian pada bulan April 2026 ini mengalami penurunan dibandingkan bulan Maret lalu yakni dari Rp449.117.000 menjadi Rp228.186.500.
Sedangkan untuk penerimaan melalui QRIS harian pada bulan April 2026 ini juga mengalami penurunan dibandingkan bulan Maret lalu yaitu dari Rp132.982.444 menjadi Rp53.190.502.
Untuk penerimaan infak jenazah dhuafa pada bulan April 2026 ini mengalami penurunan dibandingkan bulan Maret lalu yakni dari Rp5.441.000 menjadi Rp4.832.002.
Dan untuk penerimaan dari Lazismu Al Jihad yang digunakan untuk kemaslahatan masjid pada bulan April 2026 ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan bulan Maret lalu yakni dari Rp4.750.000 menjadi Rp9.750.000.
Laporan keuangan ini juga menyebutkan pengeluaran di Masjid Al Jihad Banjarmasin diantaranya untuk membiayai program pembelajaran Al-Qur’an & Tahfidz; Konsumsi Buka Puasa Sunnah; konsumsi kajian; uang transport penceramah, khatib dan muadzin Jum’at; klinik kesehatan, gaji karyawan; biaya Listrik, PDAM, Wi-fi; jenazah dhuafa; perbaikan dan rehab; biaya operasional lainnya dan biaya lain-lain.
Untuk pos pengeluaran terbesar adalah pada pengeluaran untuk Konsumsi Buka Puasa Sunnah Senin-Kamis sebesar Rp108.755.000.
Kemudian pengeluaran terbesar kedua adalah untuk Gaji/Honor, Tunjangan, THR Marbot, Security & Tenaga Kerja Lainnya sebesar Rp85.005.000, kemudian disusul pengeluaran Konsumsi Kajian sebesar Rp59.856.000 dan Biaya Operasional Lainnya sebesar Rp57.705.200.
Sebelumnya laporan keuangan ini telah diperiksa oleh tim keuangan untuk memastikan kebenaran dan transparansi aliran dana yang masuk dan keluar.
Laporan keuangan Masjid Al Jihad Banjarmasin ini secara rutin setiap bulan dipublikasi kepada masyarakat umum sebagai bentuk transparansi bahwa Takmir Masjid Al Jihad berupaya menjaga kepercayaan dan mengemban amanah yang dititipkan oleh seluruh donatur dan wakif dengan sebaik-baiknya serta membelanjakan infak tersebut sesuai dengan peruntukkannya di jalan Allah dan kebermanfaatannya dikembalikan kepada seluruh jemaah.
Untuk bulan April 2026 ini terjadi defisit yakni sebesar Rp93.952.293. Oleh Karena itu Takmir masjid Al Jihad kembali mengajak kepada seluruh kaum muslimin untuk turut men-support kegiatan-kegiatan masjid baik melalui tenaga, pemikiran dan dana agar syiar dakwah di rumah Allah ini dapat terus berjalan berkesinambungan. Dan pahala jariyahnya insyaa Allah kelak akan terus mengalir untuk para donatur, meskipun kita telah meninggalkan dunia ini.
Bagi donatur yang memiliki keleluasaan rezeki dapat menyalurkan infaknya untuk mendukung operasional Masjid Al Jihad Banjarmasin melalui rekening BSI 777 35 777 35 atas nama Masjid Al Jihad dan Bank Kalsel 65 000 475 24 atas nama Takmir Mesjid Al Jihad.

















