Banjarmasin, mu4.co.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan standar penyembelihan halal, Masjid Al Jihad Banjarmasin menggelar kegiatan Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) berbasis kompetensi. Kegiatan ini mengacu pada materi SKKNI No. 147 Tahun 2022 dan ditujukan bagi masyarakat umum yang ingin memahami tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam dan standar nasional.
Pelatihan tersebut berlangsung pada Jumat, 14 Dzulqa’dah 1447 H atau bertepatan dengan 1 Mei 2026, mulai pukul 07.30 WITA di Aula SD Muhammadiyah 8-10 Banjarmasin, yang berada di bawah naungan Muhammadiyah.
Dalam sambutannya sekaligus membuka acara, Ketua Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin, H Taufik Hidayat mengatakan sebagai Masjid Percontohan Nasional tentunya Masjid Al Jihad Banjarmasin juga harus memiliki tata kelola kurban yang berstandar nasional.
“Kita ketahui bahwa Masjid Al Jihad adalah Masjid Percontohan Nasional mestilah dari penyembelihan dan penyelenggaraan kurban juga memenuhi standar-standar yang bagus,” ujarnya.
Baca juga: Masjid Al Jihad Banjarmasin dan BSI Maslahat Siapkan Hewan Kurban yang Sehat, Bersih dan Syar’i
“Kami harapkan juga kegiatan hari ini tidak hanya terkait penyembelihan standar halal saja, tetapi juga bagaimana pengelolaan penyelenggaraan kurban yang berstandar nasional,” tambahnya.
Semantara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Juleha Kalimantan Selatan, Rahmatullah menjelaskan dalam kegiatan pelatihan tersebut ada 10 materi uji kompetensi yang terbagi menjadi 3 bagian.
“Materi 1 sampai 4 itu berhubungan dengan penyembelihnya, materi 5 berhubungan dengan peralatannya, dan materi 6 sampai 10 itu berhubungan dengan hewan yang disembelih,” jelasnya ketika diwawancarai oleh reporter mu4.co.id.
“Harapannya adalah mudah-mudahan peserta yang mengikuti kegiatan ini menjadi penyembelih yang sesuai dengan standar nasional,” tambahnya.
Menariknya, dalam rangkaian acara ini juga akan digelar Bazar Pisau, yang menyediakan berbagai perlengkapan penyembelihan dengan fungsinya masing-masing bagi peserta dan masyarakat umum. Bazar ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan para juru sembelih dalam menjalankan praktik yang profesional.
“Terkait dengan bazar itu ada peralatan-peralatan sembelih yang juga memeriahkan kegiatan ini. Ada peralatan penyembelih, kemudian untuk motong daging dan yang lainnya sesuai fungsinya yang berbeda-beda,” kata Rahmatullah.
Pelatihan ini turut melibatkan berbagai pihak, termasuk lembaga sertifikasi dan organisasi terkait halal, guna memastikan materi yang diberikan sesuai dengan standar kompetensi nasional. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir juru sembelih halal yang terlatih, kompeten, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk halal yang berkualitas.









![Kegiatan May Day di Halaman Balai Kota Banjarmasin pada Jum’at [1/5]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/05/IMG_8998-300x198.jpeg)





