Media Utama Terpercaya

1 Mei 2026, 21:22
Search

Langkah Inklusif, BPBD Banjarbaru Tingkatkan Edukasi Bencana bagi Penyandang Disabilitas

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
BPBD Banjarbaru Tingkatkan Edukasi Bencana bagi Penyandang Disabilitas
BPBD Banjarbaru Tingkatkan Edukasi Bencana bagi Penyandang Disabilitas [Foto: Rilis Kalimantan]

Banjarbaru, mu4.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru memperkuat kesiapsiagaan bencana menyasar kelompok rentan khususnya penyandang disabilitas melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada kelompok disabilitas wanita dalam penanggulangan dan mitigasi bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarbaru, Zaini mengatakan penyandang disabilitas merupakan kelompok dengan tingkat kerentanan tinggi saat terjadi bencana dan membutuhkan pendekatan edukasi lebih spesifik. Menurutnya, peserta saat sosialisasi tidak hanya menerima materi terkait potensi bencana, tetapi juga dibekali keterampilan praktis menghadapi kondisi darurat, termasuk teknik evakuasi mandiri.

Ia juga menjelaskan bahwa pelatihan fokus praktik langsung agar peserta mampu memahami langkah penyelamatan diri secara tepat, mulai dari mengenali jalur evakuasi hingga tetap menjaga ketenangan saat situasi darurat.

“Kelompok disabilitas perlu perhatian khusus sehingga kami meningkatkan pemahaman mereka terhadap potensi bencana seperti banjir dan kebakaran hutan maupun lahan. Setidaknya mereka mengetahui apa yang harus dilakukan terlebih dahulu untuk menyelamatkan diri sebelum bantuan datang sehingga kondisinya tetap baik sebelum diselamatkan tim evakuasi,” ungkapnya, Kamis (30/04/2025).

Baca juga: Dukung Pendidikan Inklusif, Banjarbaru Buka Rekrutmen GPK Tahun 2026

Selain pelatihan, BPBD Banjarbaru juga menjalin koordinasi dengan komunitas disabilitas di tingkat lokal guna mempermudah pendataan serta mempercepat respons saat terjadi bencana yang bisa kapan saja.

Kegiatan itupun diharapkan dapat mendorong terwujudnya masyarakat yang tangguh dan inklusif sehingga seluruh warga memiliki kesiapan yang setara dalam menghadapi bencana.

Salah satu peserta mengaku pelatihan tersebut memberikan manfaat besar, terutama meningkatkan rasa percaya diri menghadapi situasi darurat dan mengapresiasi perhatian khusus yang diberikan perempuan disabilitas.

“Kami jadi lebih paham apa yang harus dilakukan saat bencana, tahu jalur evakuasi, dan bagaimana tetap tenang. Selain itu kami merasa lebih diperhatikan karena diikutsertakan pada pelatihan,” katanya.
(Antara)

[post-views]
Selaras