Media Berkemajuan

25 Mei 2024, 06:48

Tak Perlu Lagi Gas 3 Kg, ESDM Bangun Pipa Transmisi Gas Bumi ke Rumah

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Proyek pembangunan pipa transmisi gas bumi [Foto: pertamina.com]

Jakarta, mu4.co.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan proyek pembangunan pipa transmisi gas bumi, yaitu pipa gas bumi Dumai-Sei Mangkei sepanjang 400 km dan proyek pipa gas bumi Cirebon-Semarang (Cisem) 255 km, yang direncanakan terkoneksi dengan dapur rumah tangga.

Jika proyek tersebut selesai, maka jaringan pipa gas bumi akan tersambung dari Aceh hingga Jawa Timur, yang akan membantu pemerintah mengurangi impor LPG sehingga menghemat devisa, dan masyarakat tidak perlu lagi menenteng gas LPG.

“Selain hemat devisa, kita mempermudah masyarakat untuk bisa mendapatkan energi di rumah. Tidak perlu lagi harus gotong-gotong ‘melon’ 3 kg, cukup dia buka kerannya. Nyala lah dapurnya,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif, Senin (15/01/2024).

Alasan lain dibangunnya proyek ini adalah sebagai upaya antisipasi kelebihan gas bumi, seperti penemuan gas besar di wilayah Andaman, perairan Aceh dan Blok Agung I dan Agung II di utara Bali dan Lombok. Ditambah kegiatan impor LPG di Indonesia yang mencapai 5-6 juta ton per tahunnya, dan kebutuhan gas domestik berpotensi akan makin membesar.

Baca juga: Penemuan Cadangan Gas di South Andaman, Masuk 3 Besar Dunia!

“Kita akan manfaatkan gas ini untuk mendukung fase transisi energi kita. Jaringan gas ini kita perlukan karena di banyak negara banyak memanfaatkan gas alam untuk sumber-sumber kebutuhan energi rumah tangga,” sambung Arifin.

Pembangunan transmisi pipa gas bumi juga merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan PSN.

Adapun untuk target selesainya proyek proyek pipa gas bumi Dumai-Sei Mangkei sepanjang 400 Km ini, pemerintah menargetkan selesai pada 2027, dengan total anggaran sebesar Rp 6,6 triliun.

Sementara itu, untuk pipa gas bumi Cirebon-Semarang (Cisem) Tahap I telah selesai pada 2023 dan pipa gas bumi Cisem Tahap II yang dijadwalkan rampung tahun 2025 mendatang.

Sumber: detik.com

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!