Media Utama Terpercaya

29 September 2026, 16:53
Search

Siti Hasmah, Istri Mantan PM Malaysia dan Dokter Perempuan Pertama Malaysia yang Wafat pada Umur 100 Tahun

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Siti Hasmah bersama Mahathir Mohamad
Siti Hasmah bersama Mahathir Mohamad. [Foto: Kompas]

Malaysia, mu4.co.id – Siti Hasmah Mohamad Ali, istri mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (101), meninggal dunia pada Senin (28/9) dengan usia 100 tahun. Kabar tersebut dikonfirmasi putranya, Tan Sri Mokhzani Mahathir. 

Jenazah Siti Hasmah dipulangkan dari Institut Jantung Negara pada Senin pukul 10.48 waktu setempat. Namun, Institut Jantung Negara tidak memberikan keterangan terkait wafatnya Siti Hasmah. 

Baca Juga: Muadzin Masjidil Haram Sheikh Ibrahim Al Madani Wafat, Azan Subuh Jadi yang Terakhir

Jenazah Siti Hasmah tiba di kediaman pribadinya di The Mines, Seri Kembangan, Selangor, sekitar pukul 11.15 waktu setempat. Salat jenazah dijadwalkan setelah salat Asar di Masjid As Syarif, Taman Sungai Besi Indah, Kuala Lumpur, sebelum dimakamkan di Pemakaman Muslim Presint 20, Putrajaya.

Profil Siti Hasmah

Siti Hasmah Mohamad Ali lahir di Klang, Selangor, pada 12 Juli 1926 dan dikenal sebagai salah satu tokoh yang menginspirasi perempuan Malaysia.

Siti Hasmah dikenal sebagai salah satu dokter perempuan pertama di Malaysia. Ia berkarier di bidang medis dan kesehatan publik, terutama dalam pelayanan ibu dan anak.

Ia menempuh pendidikan kedokteran di King Edward VII College of Medicine, Singapura, dan lulus pada 1955. Setelah bergabung dengan Kementerian Kesehatan, Siti Hasmah bertugas di sejumlah wilayah Malaysia, termasuk Kedah.

Baca Juga: Gerakan Perempuan Mengaji Bahas Kesehatan Telinga, Dokter THT Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Gangguan Pendengaran

Siti Hasmah menikah dengan Mahathir Mohamad pada 1956. Mereka dikaruniai tujuh anak, salah satunya yakni aktivis dan penulis Marina Mahathir serta mantan Menteri Besar Kedah, Datuk Seri Mukhriz Mahathir.

Mahathir Mohamad, suami Siti Hasmah, pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia keempat pada 1981–2003 dan kembali menjadi perdana menteri ketujuh pada 2018–2020.

Selama mendampingi Mahathir, Siti Hasmah aktif dalam program kesehatan, kesejahteraan perempuan, dan kegiatan sosial. Ia juga memimpin sejumlah organisasi, termasuk Persatuan Pandu Puteri Malaysia, serta terlibat dalam isu kesejahteraan keluarga, pemberdayaan perempuan, dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Siti Hasmah tetap aktif sebagai tokoh publik setelah Mahathir tidak lagi menjabat. Pada Agustus 2026, keduanya dilaporkan mendapat pengakuan sebagai pasangan suami istri tertua di dunia yang masih hidup.

Suasana pemakaman Siti Hasmah:

(CNN)

[post-views]
Selaras