Britania Raya, mu4.co.id – Dua Buku Karya Abdul Mu’ti resmi diterima sebagai koleksi perpustakaan Oxford Centre for Islamic Studies (OCIS), sekaligus menjadi Buku Menteri Pendidikan Indonesia Pertama yang masuk OCIS.
Berkaitan dengan itu, Abdul Mu’ti pun menyampaikan terima kasih khususnya kepada pihak Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Britania Raya (UK) dan Irlandia yang berperan penting sekaligus berinisiatif menyampaikan dua karya buku tersebut ke Perpustakaan Oxford.
“Buku Kristen Muhammadiyah saya tulis bersama Mas Fajar Riza Ul Haq dan Pluralisme Positif bersama Mas Azaki Khairudin. Kedua buku membahas tentang pengalaman Muhammadiyah dalam membangun sikap dan budaya toleransi melalui pendidikan,” katanya, dikutip dari muhammadiyah.or.id, Jumat (25/09/2026).
Baca juga: Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan PBB, Juara 1 Bidang E-government
Mu’ti menambahkan langkah itu juga merupakan bagian dari Internasionalisasi Muhammadiyah. Diketahui, dua buku karyanya itu masih ditampilkan ke dalam bahasa Indonesia. Maka dalam pengembangannya ia berharap buku tersebut dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris agar semakin dapat menarik minat masyarakat global untuk mempelajari Islam kemuhammadiyahan.
“Saya berharap pemahaman masyarakat dunia tentang Muhammadiyah dapat lebih luas sehingga dapat mendorong minat untuk mempelajari Muhammadiyah dan Islam Indonesia,” sebutnya.
OCIS sendiri merupakan lembaga independen kajian Islam dan dunia Muslim yang berafiliasi dengan Universitas Oxford dan berpatron Raja Charles III. Pada tahun 2012, lembaga ini memperoleh Royal Charter dari Ratu Elizabeth II dan tercatat sebagai institusi Muslim pertama di Inggris yang memperoleh pengakuan bergengsi.
Sebagai perpustakaan rujukan, OCIS menerapkan proses seleksi terhadap setiap buku yang diusulkan sebelum ditetapkan menjadi bagian dari koleksinya. Setelah melalui proses katalogisasi, buku-buku tersebut akan dapat ditelusuri melalui SOLO (solo.bodleian.ox.ac.uk), katalog daring perpustakaan-perpustakaan Universitas Oxford, dan dapat diakses langsung oleh para pembaca di ruang baca OCIS.















