Palangka Raya, mu4.co.id – Empat orang mahasiswa menawarkan jasa antre BBM, ditengah ramainya antrean membeli BBM di SPBU dalam beberapa hari ini di Palangka Raya. Sementara di eceran sulit ditemukan, jika ada pun harganya mahal.
Jasa Antre BBM tersebut diposting akun tik tok Jasa Antre BBM, dengan tulisan “Lelah Antre BBM, Kami Solusinya”. Kemudian dengan moto, “Kami yang Panas, Pikiran Anda Tetap Adem, para mahasiswa tersebut mematok tarif Rp.30.000/ untuk 30 menit pertama. Setiap 30 menit berikutnya tambah Rp15 ribu. Kalau motor lebih murah, yakni Rp.15.000 untuk 30 menit pertama. Selanjutnya setiap 30 menit tambah Rp.5.000.
Flayer itupun pun langsung beredar di grup WhatsApp. Kehadiran jasa ini tampaknya membantu pemilik kendaraan yang sibuk dan tak mau lelah. “Baru mulai hari ini. Tadi pagi sampai siang, dapat Rp.180 ribu ada empat costumer. Satu mobil, tiga motor,” ujar salah seorang mahasiswa, Nelo (19), Kamis (06/05/2026).
Baca juga: India Krisis BBM, Warga Antre Berjam-jam di SPBU
Nelo dan tiga temannya pun mengungkapkan bahwa ide usaha itu sendiri muncul saat ia dan teman-temannya nongkrong di Café. Melihat banyaknya antrean, lalu muncul ide untuk menawarkan jasa antre BBM.
Mekanisme pesanan, costumer menghubungi nomor WA mereka. Kemudian mereka datang ke tempat konsumen untuk mengambil mobil atau motor. Untuk meyakinkan konsumen, mereka akan meninggal motor mereka dan KTP di tempat konsumen.
Saat melakukan antrean, mereka juga memberikan laporan real-time berupa foto jam dan struk pembelian. Kemudian unit akan diantar kembali ke rumah pemilik. Sebelum menerima order, mereka akan mengecek lokasi-lokasi SPBU untuk ketersediaan BBM jenis pertalite dan pertamax.
“Jika tersedia, baru kami terima order. Jika tidak, kami tidak terima. Siang ini kebetulan lagi kosong semua SPBU yang kami datangi,” ujar Nelo.
(jawapos.com)













