Media Utama Terpercaya

27 Juni 2026, 22:57
Search

Prabowo Hadiri Sarasehan Kebangsaan Bersama 2.600 Rektor hingga Dosen dari Seluruh Indonesia

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Sarasehan Kebangsaan: Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia
Sarasehan Kebangsaan: Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia. [Foto: Sekretariat Negara]

Jakarta, mu4.co.id – Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri “Sarasehan Kebangsaan: Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia” di JCC Senayan, Jakarta, Jum’at (26/6). Acara tersebut dihadiri sekitar 2.600 rektor, dekan, dan dosen dari perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.

Acara ini juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah menteri, di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menko PMK Pratikno, dan Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo.

“Kami melaporkan bahwa Sarasehan Kebangsaan hari ini diikuti lebih dari 2.600 peserta yang terdiri atas 219 rektor, 44 direktur perguruan tinggi vokasi, enam ketua perguruan tinggi, 1.596 dosen, ilmuwan serta para peneliti termasuk dari BRIN sejumlah 300 peneliti. Kemudian lebih dari 635 mitra kolaborasi perguruan tinggi dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi,” ucap Mendiktisaintek Brian Yuliarto dikutip dari Sekretariat Negara, Sabtu (27/6).

Baca Juga: Gandeng Imperial College London, Prabowo Akan Bangun 10 Universitas Kedokteran dan Sains Bertaraf Dunia

Brian Yuliarto mengatakan Sarasehan Kebangsaan merupakan kelanjutan dari Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto pada 2025. 

Kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, industri, dan masyarakat untuk mendorong kemajuan nasional berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menegaskan kemajuan bangsa berawal dari gagasan dan inovasi para pemikir. Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat lahirnya inovasi yang mampu mendorong kemajuan Indonesia.

Baca Juga: Sertifikasi Dosen 2026 Siap Dibuka, Simak Syarat dan Kriteria yang Akan Dinilai!

“Saya selalu berpendapat bahwa para guru besar adalah orang-orang yang terpintar dari sebuah negara. Jadi, kalau negara mau bangkit, negara mau maju, memang harus dimanfaatkan atau digerakan potensi dan kemampuan dari kampus-kampus, dari universitas,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bangga dapat kembali berdialog dengan para pemimpin perguruan tinggi. Ia menyebut forum tersebut menjadi pertemuan keempatnya dengan para rektor sejak menjabat sebagai Presiden RI.

“Ini adalah kehormatan yang besar bagi saya untuk bisa bertemu bapak-bapak ibu-ibu sekalian. Saya pernah bertatap muka dengan para rektor dari seluruh Indonesia, dan ini adalah keempat kalinya saya sebagai Presiden Republik Indonesia. Dua kali di Istana Merdeka, satu kali di ITB,” ujarnya.

(Sekretariat Negara)

[post-views]
Selaras