Banjarmasin, mu4.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin mengusulkan kenaikan belanja daerah dalam rancangan APBD Perubahan 2026 hingga sekitar Rp300 miliar. Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2026 telah disampaikan dalam rapat paripurna DPRD.
Belanja daerah direncanakan mencapai Rp2,6 triliun, naik dari APBD murni 2026 yang sebelumnya sebesar Rp2,3 triliun. Sementara target pendapatan daerah ditetapkan sekitar Rp2,1 triliun.
Selisih antara pendapatan dan belanja daerah akan ditutup menggunakan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) APBD 2025 sebesar Rp538 miliar.
Dilansir dari Antara Kalsel pada Selasa (11/8), Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR mengatakan Pemko Banjarmasin akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pendapatan, digitalisasi layanan, pemanfaatan aset daerah, serta penguatan pengawasan.
Baca Juga: Sambut HUT RI ke-81, Pemko Banjarmasin Gelar Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas 2026
Sementara anggaran belanja akan diprioritaskan untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, lingkungan, persampahan, pelayanan publik, dan sektor strategis lainnya.
Tambahan ruang fiskal dari peningkatan Silpa akan diarahkan untuk mempercepat program prioritas, dengan pengawasan anggaran agar pelaksanaannya efektif, tepat waktu, dan tepat sasaran.
Penyusunan Perubahan KUA-PPAS juga mempertimbangkan kondisi ekonomi dan fiskal daerah, evaluasi APBD, serta kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.
Ia berharap sinergi Pemko Banjarmasin dan DPRD terus terjaga agar pembahasan anggaran 2026 selesai tepat waktu dan menghasilkan kebijakan yang berkualitas serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
(Antara Kalsel)














