Media Utama Terpercaya

27 Juni 2026, 00:11
Search

PM Malaysia Anwar Ibrahim Klaim Rusia Jamin Pasokan Energi Malaysia 20 Tahun

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
PM Malaysia Anwar Ibrahim Klaim Rusia Jamin Pasokan Energi Malaysia 20 Tahun
PM Malaysia Anwar Ibrahim Klaim Rusia Jamin Pasokan Energi Malaysia 20 Tahun [Foto: Reuters]

Kuala Lumpur, mu4.co.id – Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menyebut bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin akan menjamin pasokan minyak, gas, dan diesel bagi negaranya selama 20 tahun ke depan.

“Presiden Putin memberikan jaminan melalui pengaturan jangka panjang bahwa pasokan minyak, gas, dan diesel Malaysia akan tetap aman setidaknya selama 20 tahun ke depan. Hal ini dimungkinkan melalui persahabatan antara negara kita,” kata Anwar.

Dirinya mengungkapkan bahwa jaminan tersebut diberikan langsung dalam pertemuan keduanya di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan ASEAN-Rusia di Kazan, Rusia pada pertengahan Juni lalu, di tengah meningkatnya perhatian negara-negara Asia Tenggara terhadap pasokan energi dari Rusia.

Pertemuan yang turut dihadiri para pemimpin negara Asia Tenggara lainnya itu juga mengggelar pertemuan bilateral yang membahas berbagai isu strategis, termasuk ketahanan energi, kerja sama pasokan minyak, teknologi baru, dan sejumlah isu ekonomi lainnya.

Baca juga: Putin Kumpulkan Pemimpin ASEAN di Kazan, Prabowo Batal Hadir!

Diketahui, sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari lalu sempat mengganggu pasokan minyak dan gas melalui Selat Hormuz, sejumlah negara di kawasan itupun mulai mencari alternatif sumber energi untuk menjaga ketahanan pasokan domestik.

Indonesia, Filipina, Malaysia, Vietnam, dan Myanmar termasuk negara yang menunjukkan minat untuk meningkatkan pembelian minyak dan gas Rusia guna mengatasi potensi kekurangan pasokan energi. Namun langkah tersebut sempat dinilai berpotensi menimbulkan gesekan dengan negara-negara Barat yang mendukung Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Meski demikian, Malaysia tidak ikut menerapkan sanksi Barat terhadap Rusia setelah invasi Moskow ke Ukraina pada 2022. Negeri Jiran tersebut tetap mempertahankan kebijakan yang disebut sebagai netralitas strategis dalam hubungan internasional.

Di samping itu, Anwar juga mengumumkan sejumlah kesepakatan baru dengan Turkmenistan yang diperoleh dalam kunjungannya. Perusahaan energi nasional Malaysia, Petronas, akan terlibat dalam pengembangan dua blok gas besar di negara tersebut. Ia menilai kerja sama itu akan semakin memperkuat posisi Malaysia sebagai pemain penting di sektor energi global.

“Ini memperkuat posisi Malaysia sebagai pemain energi yang dihormati secara global,” tegas Anwar.
(cnnindonesia.com)

[post-views]
Selaras