Media Utama Terpercaya

19 Juni 2026, 18:43
Search

Putin Kumpulkan Pemimpin ASEAN di Kazan, Prabowo Batal Hadir!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Prabowo Batal Hadiri Pertemuan Pemimpin ASEAN di Kazan
Prabowo Batal Hadiri Pertemuan Pemimpin ASEAN di Kazan [Foto: Kolase mu4.co.id]

Kazan, mu4.co.id – Presiden RI, Prabowo Subianto tidak hadir dalam pertemuan Presiden Rusia, Vladimir Putin bersama para pemimpin negara-negara ASEAN dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-ASEAN di Kazan, Rusia, Rabu (17/06/2026).

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono pun menggantikan Prabowo dalam agenda KTT tersebut. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pun mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto batal pergi ke Rusia. Padahal, sebelumnya disebutkan Prabowo kemungkinan hadir dalam KTT ASEAN-Rusia tersebut.

“Pertama, tentu beliau memiliki pertimbangan tersendiri, karena memang masih banyak hal yang perlu fokus diselesaikan di dalam negeri. Termasuk berkenaan dengan hubungan bilateral dengan negara sahabat utamanya dengan Rusia, beliau sudah bertemu Presiden Putin juga beberapa waktu lalu dan membicarakan banyak hal dan beberapa komitmen kerja sama sudah ditindaklanjuti secara teknis, ” ujar Prasetyo, Rabu (17/06/2026).

Di sela-sela KTT, Putin menegaskan komitmennya untuk mempererat hubungan ekonomi dengan negara-negara Asia Tenggara. Ia optimistis forum tersebut akan membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan, investasi, dan kerja sama industri antara Rusia dan ASEAN.

Baca juga: Dijemput Maung di KTT ASEAN Filipina, Prabowo Tekankan Pentingnya Ketahanan Energi

Penasihat kebijakan luar negeri, Kremlin Yuri Ushakov mengatakan pertemuan tersebut membahas penguatan kemitraan strategis Rusia dengan negara-negara ASEAN yang mencakup Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor-Leste, dan Vietnam. KTT kali ini juga menandai 35 tahun hubungan Rusia dengan ASEAN.

Para peserta juga turut bertukar pandangan mengenai isu global dan regional serta menegaskan komitmen untuk mendorong tatanan dunia multipolar yang lebih adil berdasarkan hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam kesempatan itu, Putin juga menggelar sejumlah pertemuan bilateral dengan pemimpin ASEAN, termasuk Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr., Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Pertemuan di Kazan itu juga menjadi momentum penting bagi Rusia untuk memperluas pengaruh ekonomi di Asia Tenggara. Sejumlah negara ASEAN, termasuk Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam, diketahui telah mengimpor atau menyatakan minat membeli minyak mentah Rusia usai lonjakan harga energi global akibat konflik di Timur Tengah.
(cnbcindonesia.com, detik.com)

[post-views]
Selaras