Jakarta, mu4.co.id – Berdasarkan data Official Airline Guide (OAG), Indonesia menjadi pasar penerbangan domestik terbesar di Asia Tenggara pada Juli 2026 dengan kapasitas sekitar 8,74 juta kursi penerbangan terjadwal. Jumlah tersebut relatif stabil, hanya meningkat 0,1 persen atau sekitar 11.400 kursi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Indonesia unggul sekitar 3,81 juta kursi dibandingkan Vietnam yang berada di posisi kedua dengan 4,93 juta kursi. Sementara itu, Filipina berada di posisi ketiga dengan kapasitas 3,38 juta kursi, diikuti Thailand di peringkat keempat dengan 3,30 juta kursi, serta Malaysia di posisi kelima dengan 2,34 juta kursi.
Baca Juga: Tiga Bandara di Kalsel Alami Penurunan Aktivitas Penerbangan, Ini Penyebabnya!
Dilansir dari Kompas pada Rabu (5/8), berikut ini beberapa pasar penerbangan domestik Asia Tenggara, antara lain:
- Indonesia
- Vietnam
- Filipina
- Thailand
- Malaysia
- Myanmar
- Laos
- Kamboja
Peringkat pasar penerbangan domestik di Asia Tenggara tersebut disusun berdasarkan kapasitas kursi penerbangan domestik terjadwal sepanjang Juli 2026. Data berasal dari Official Airline Guide dan dibandingkan dengan periode yang sama pada Juli 2025.
Secara keseluruhan, kapasitas penerbangan di Asia Tenggara pada Juli 2026 mencapai 50,4 juta kursi, turun 1,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Kompas)

![Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dalam konferensi pers di Aula PTSL Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Senin [3/8]](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_2379-300x150.jpeg)




![Pemenang Wirausaha Muda Pemula [WMP] Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_2447-300x225.webp)







