Jakarta, mu4.co.id – Pabrik otomotif asal India, TVS, berencana menambah investasinya di Indonesia, yakni mencakup penambahan kapasitas pabrik untuk mendukung produksi kendaraan baru.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengatakan TVS nantinya akan memproduksi motor listrik dan motor berbahan bakar etanol di Indonesia.
Saat ini, TVS telah berinvestasi di Indonesia dengan memproduksi sejumlah kendaraan mulai dari sepeda motor, skuter, hingga kendaraan roda tiga.
“(Mereka) ingin mengembangkan pabriknya lebih luas, tidak hanya berbahan bakar EV, tapi juga mereka akan menerapkan berbahan bakar etanol,” ungkap Rosan dikutip dari detik oto, Sabtu (19/9).
Baca Juga: Prabowo Resmikan MOLINAS, Pemerintah Dorong Peralihan dari BBM ke Motor Listrik
TVS telah membahas rencana investasi tersebut bersama Presiden Prabowo Subianto saat perwakilan dan CEO perusahaan melakukan kunjungan ke Istana Negara. Rosan menyebut pembicaraan mencakup rencana pengembangan kendaraan listrik dan motor berbahan bakar etanol. Namun, nilai investasi TVS belum diungkapkan.
“Di bidang pengembangan dari motor listrik, motor berbasis etanol. Jadi nanti dengan tim dari Menristekdikti (Brian Yuliarto) juga untuk pengembangan listrik, berbasis etanol ini,” jelasnya.
PT TVS Motor Company Indonesia sendiri telah beroperasi di Karawang, Jawa Barat, sejak 2007. Pabrik tersebut telah memproduksi lebih dari 1 juta kendaraan roda dua dan tiga untuk pasar domestik maupun ekspor ke sejumlah negara. Perusahaan juga telah merealisasikan investasi sekitar USD250 juta atau Rp4,12 triliun.
Selain menyerap ratusan tenaga kerja langsung, operasional TVS turut melibatkan sekitar 8.000 tenaga kerja tidak langsung melalui jaringan pemasok, distributor, kontraktor, dan penyedia jasa. Pabrik di Karawang menjadi salah satu basis produksi global TVS di luar India dan Inggris.
(Detik oto)















