Jakarta, mu4.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis harga BBM nonsubsidi Pertamax akan kembali turun seiring menurunnya harga minyak dunia. Menurutnya, penurunan harga dalam beberapa bulan ke depan juga berpotensi menekan laju inflasi.
“Saya harapkan sih nanti setelah harga minyak dunia kan udah turun pelan-pelan juga kan, harga Pertamax saya yakin akan turun pelan-pelan itu sesuai dengan harga minyak dunia. Jadi itu tekanan ke inflasi akan segera berkurang,” ungkap Purbaya dikutip dari CNBC, Ahad (5/7).
Purbaya menilai kenaikan inflasi saat ini lebih dipicu faktor sementara, seperti harga pangan dan energi yang tidak stabil. Ia optimistis tekanan inflasi akan mereda dalam beberapa bulan ke depan seiring penurunan harga komoditas.
Menurutnya, inflasi inti yang masih berada di level 2,76 persen menunjukkan kenaikan inflasi bukan disebabkan lonjakan permintaan masyarakat, melainkan kenaikan harga yang bersifat sementara.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono menyebut inflasi Indonesia pada Juni 2026 mencapai 0,44 persen secara bulanan (month-to-month/mtm).
Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Pemerintah Siapkan Bansos Khusus untuk Warga Desil 4 ke Bawah
Kenaikan ini terutama dipicu inflasi pada kelompok transportasi yang mencapai 2,29 persen dengan andil sebesar 0,28 persen terhadap inflasi bulanan.
“Komoditas yang dominan mendorong inflasi transportasi. Pertama bensin andil 0,21%, tarif angkutan udara andil 0,05%, oli mesin andil 0,01%,” ujar Ateng.
Ateng menjelaskan inflasi Juni dipicu kenaikan harga BBM nonsubsidi, tarif angkutan udara, serta pelumas atau oli mesin. Menurutnya, penyesuaian harga BBM nonsubsidi memberi dampak signifikan, sementara tarif pesawat naik akibat meningkatnya permintaan selama libur sekolah.
(CNBC)







![Penandatanganan MoU Pemerintah Kota Banjarbaru dan RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo [RSCM] Jakarta](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/07/IMG_1062-300x192.jpeg)





