Media Utama Terpercaya

15 September 2026, 18:02
Search

Kualitas Udara Belum Aman, Disdik Palangka Raya Kembali Perpanjang PJJ

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
PJJ
Disdik Palangka Raya Kembali Perpanjang PJJ [Foto: kalteng.go.id]

Palangka Raya, mu4.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya kembali memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik, karena Kondisi kualitas udara yang belum aman akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Adapun PJJ diberlakukan selama tiga hari, yakni 14-16 September 2026, yang berlaku untuk jenjang PAUD, SD, hingga SMP di Kota Palangka Raya. Sementara itu mengenai pembelajaran tatap muka, Dinas Pendidikan setempat masih menunggu kondisi kualitas udara membaik.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan kualitas udara sebelum menentukan kebijakan pembelajaran bagi siswa.

Pemantauan dilakukan berdasarkan hasil pengukuran Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada 11, 12, dan 13 September 2026. Dari hasil pemantauan tersebut, kualitas udara masih berada dalam kategori berbahaya.

“Keputusan ini bukan tanpa pertimbangan mendalam. Kami melihat kondisi udara yang masih belum aman, dan prioritas utama kami adalah kesehatan serta keselamatan anak-anak kita,” ujar Jayani, Senin (14/09/2026).

Baca juga: ISPU Masih Sangat Tidak Sehat, PJJ Sekolah di Banjarmasin Kembali Diperpanjang

Perpanjangan PJJ tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut dari kebijakan sebelumnya yang tertuang dalam Surat Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Nomor 100.3.4.4/3952/Disdik.Umpeg/IX/2026 tertanggal 9 September 2026.

Meski siswa tidak datang ke sekolah, Jayani memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Guru dan tenaga pendidik telah menyiapkan materi serta tugas yang dapat dikerjakan siswa selama mengikuti PJJ.

Dinas Pendidikan juga akan terus mengevaluasi kondisi kualitas udara setiap hari. Jika kondisi sudah dinilai aman, pembelajaran tatap muka akan segera diberlakukan kembali.

“Kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan peserta didik tetap menjadi prioritas utama kami. Kami akan terus memantau dan mengevaluasi kondisi kualitas udara setiap harinya. Sekali kondisi membaik, pembelajaran tatap muka akan segera kita kembalikan,” tegasnya.

(detik.com)

[post-views]
Selaras