Media Utama Terpercaya

7 September 2026, 11:18
Search

8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau, Apa Saja?

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Bandara ditutup sementara
8 Bandara Ditutup Sementara Imbas Erupsi Anak Krakatau [Foto: Google Maps @Fendy K]

Jakarta, mu4.co.id – Sebanyak 8 bandara ditutup sementara imbas erupsi Gunung Anak Krakatau, sehingga sekitar 150.000 penumpang dan 467 penerbangan terdiri dari 58 penerbangan internasional dan 409 penerbangan domestik terdampak.

Adapun delapan bandara yang ditutup sementara tersebut yaitu Bandara Soekarno Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Husein Sastranegara, Bandara Budiarto Curug, Bandara Pondok Cabe, Bandara Taufik Kiemas, serta Bandara Atung Bungsu.

Langkah penghentian sementara atau penutupan operasional bandar udara itupun dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi apabila kondisi abu vulkanik dinilai dapat membahayakan keselamatan penerbangan.

“Apabila memang seperti tadi, masa sebaran masih banyak, kemudian paper test-nya masih positif, maka kami tidak akan memaksakan bandara tersebut dibuka atau pengoperasian pesawat dilakukan,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, Ahad (06/09/2026).

Baca juga: Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Gubernur Banten Imbau Warga Kenakan Masker

Meski terjadi gangguan operasional akibat kondisi alam, Menhub menegaskan pelayanan terhadap penumpang tetap harus menjadi perhatian utama. Dudy meminta seluruh operator penerbangan mengutamakan keselamatan dalam setiap pengambilan keputusan operasional, serta menyampaikan informasi secara cepat, akurat, dan transparan kepada masyarakat.

“Airlines untuk segera menyampaikan kepada para penumpang supaya mereka tidak menunggu terlalu lama. Mengingat kondisinya juga belum bisa kita prediksi sampai kapan. Yang paling penting bahwa hak-hak mereka untuk pengembalian tiket itu harus dijamin oleh para airlines supaya mereka tidak menunggu. Karena memang ada banyak penumpang yang masih berharap bahwa mereka masih bisa terbang,” katanya.

Menhub juga meminta operator memastikan tersedianya petugas dan saluran informasi yang dapat membantu penumpang terdampak, sehingga setiap perubahan perjalanan dapat ditangani secara tertib dan terkoordinasi.

“Kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui Bandar Udara terdampak untuk tidak datang ke bandara selama periode penutupan dan senantiasa memantau informasi terbaru dari maskapai terkait status penerbangannya,” katanya.

(detik.com)

[post-views]
Selaras