Jakarta, mu4.co.id — Kementerian Haji dan Umrah resmi merilis rencana perjalanan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi. Panduan ini mengatur secara rinci seluruh alur kegiatan jemaah, mulai dari masuk asrama haji, keberangkatan ke Arab Saudi, puncak ibadah, hingga kepulangan ke Indonesia.
Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, menyampaikan bahwa dokumen ini merupakan pedoman vital agar seluruh tahapan penyelenggaraan dapat dipersiapkan dengan matang dan terkoordinasi.
“Penyelenggaraan haji merupakan kerja besar yang membutuhkan kesiapan sejak jauh hari. Jadwal perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah, sehingga setiap tahapan dapat berjalan tertib,” ujar Teguh dikutip dari laman resmi haji.go.id di Jakarta (27/10).
Baca juga: Prabowo Minta Biaya Haji Tak Bebani Jemaah: Usul Skema 52:48
Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tentang Rencana Perjalanan Haji Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi, yang disahkan di Jakarta pada 29 September 2026. Jadwal tersebut disusun berdasarkan kalender Ummul Quro Arab Saudi.
Dalam aturan tersebut, durasi pemberangkatan dan pemulangan jemaah masing-masing dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, yang terbagi dalam dua gelombang (15 hari per gelombang). Sementara itu, rata-rata durasi masa tinggal jemaah haji di Tanah Suci ditetapkan berkisar antara 38 hingga 40 hari.
Berikut ini urutan waktu perjalanan ibadah haji tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi yang disusun secara kronologis berdasarkan penetapan resmi Kementerian Haji dan Umrah:
| Tanggal | Agenda Perjalanan |
|---|---|
| 10 April 2027 | Jemaah haji mulai masuk asrama haji |
| 11 April 2027 | Awal keberangkatan jemaah gelombang I dari Indonesia ke Madinah |
| 19 April 2027 | Awal pergerakan jemaah gelombang I dari Madinah ke Makkah |
| 25 April 2027 | Akhir keberangkatan jemaah gelombang I dari Indonesia ke Madinah |
| 26 April 2027 | Awal keberangkatan jemaah gelombang II dari Indonesia ke Jeddah |
| 3 Mei 2027 | Akhir pergerakan jemaah gelombang I dari Madinah ke Makkah |
| 10 Mei 2027 | Akhir keberangkatan gelombang II dari Indonesia dan batas akhir kedatangan di Jeddah |
| 14 Mei 2027 | Pergerakan jemaah dari Makkah ke Arafah |
| 15 Mei 2027 | Pelaksanaan wukuf di Arafah atau 9 Zulhijah 1448 H |
| 16 Mei 2027 | Iduladha atau 10 Zulhijah 1448 H (berdasarkan kalender Ummul Qura) |
| 17–19 Mei 2027 | Pelaksanaan hari-hari Tasyrik |
| 21 Mei 2027 | Awal pemulangan jemaah gelombang I dari Jeddah ke Indonesia |
| 27 Mei 2027 | Awal pergerakan jemaah gelombang II dari Makkah ke Madinah |
| 4 Juni 2027 | Akhir pemulangan jemaah gelombang I dari Jeddah |
| 5 Juni 2027 | Awal pemulangan jemaah gelombang II dari Madinah |
| 19 Juni 2027 | Akhir pemulangan jemaah gelombang II dari Madinah |
| 20 Juni 2027 | Akhir kedatangan jemaah haji gelombang II di Indonesia |















