Media Utama Terpercaya

3 November 2026, 11:32
Search

Kemenhaj Perkuat Kesiapan Tenaga Pemvisaan Haji 1448 H, Tekankan Ketelitian Dokumen

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Tenaga Pemvisaan Haji
Kemenhaj Perkuat Kesiapan Tenaga Pemvisaan Haji 1448 H [Foto: haji.go.id]

Jakarta, mu4.co.id – Memasuki tahapan awal persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah atau 2027 Masehi, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai memperkuat kesiapan sumber daya manusianya. Fokus utama penguatan ini diarahkan pada sektor administrasi untuk mendukung kelancaran proses keberangkatan jemaah dari Tanah Air.

Sebagai langkah konkret, Kemenhaj mulai mengerahkan tenaga pendukung atau yang biasa disebut tepung guna membantu proses pengolahan dokumen serta pemvisaan. Keberadaan tim khusus ini sangat vital dalam menangani validasi berkas calon jemaah haji Indonesia secara terpadu.

Direktur Jenderal Pelayanan Haji, Ian Heriyawan, hadir langsung memberikan arahan sekaligus pembekalan bagi 50 Tenaga Pendukung Penyelesaian Dokumen dan Pemvisaan Haji. Kegiatan pembekalan yang menandai dimulainya masa tugas para personel tersebut berlangsung di Asrama Haji Kelas I Jakarta.

Baca juga: Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatannya!

Dalam pemaparannya, Ian menegaskan bahwa seluruh proses administrasi memiliki keterkaitan langsung dengan nasib keberangkatan jemaah ke Tanah Suci. Kelengkapan dan kesesuaian data merupakan syarat mutlak yang tidak boleh ditawar oleh petugas pengolah data.

Ia menjelaskan secara tegas mengenai pentingnya ketelitian data di tangan para petugas melalui pernyataan kuncinya, “Jemaah haji walaupun sudah istitaah dan mampu membayar biaya haji, kalau data dokumennya tidak lengkap, visanya tidak keluar, maka tidak bisa berangkat haji. Dan itu ada di tangan kalian,” ungkap Ian dikutip dari laman resmi haji.go.id, Selasa (3/11/2026).

Lebih lanjut, Ian mengingatkan bahwa setiap detail mulai dari ejaan nama, angka, hingga tanggal lahir wajib diperiksa secara cermat untuk menghindari kendala lanjutan. Tugas administratif ini dipandang bukan sekadar rutinitas harian, melainkan bentuk pengabdian nyata negara kepada masyarakat.

Untuk menjaga standar kualitas kerja, Ian merumuskan lima prinsip utama yang wajib dipegang teguh oleh seluruh personel pendukung. Kelima prinsip tersebut meliputi ketelitian, kepatuhan prosedur, kepedulian antarsesama, semangat kebersamaan, dan kesamaptaan fisik.

Baca juga: Kemenhaj Terbitkan Rencana Perjalanan Haji 2027: Catat Tanggal Awal Keberangkatan Jemaah Gelombang I!

Selain aspek teknis, Ian turut menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi para tenaga pendukung yang siap mengemban amanah pelayanan jemaah. Peran strategis mereka diibaratkan sebagai titik awal lahirnya dokumen resmi perjalanan ibadah.

Hal tersebut ditegaskan kembali melalui pesannya, “Di tempat inilah akan lahir dokumen, akan lahir visa yang menjadi bekal jemaah haji berangkat ke Tanah Suci. Karena itu, kalian harus bangga dengan pekerjaan ini,” ujar Ian.

Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Nurchalis, yang didampingi Kasubdit Dokumen Khoirun Naim, menambahkan pentingnya sikap proaktif dan komunikasi aktif di lingkungan kerja. Ia menutup pembekalan dengan tiga prinsip motivasi agar para petugas senantiasa berani belajar, berusaha, dan tidak ragu bertanya demi hasil pelayanan yang optimal.

[post-views]
Selaras
Populer
Terkini