Media Utama Terpercaya

30 September 2026, 17:25
Search

Hari ke-17, 3 Jenazah Korban KM Virgo Ditemukan hingga Pencarian Diperluas ke Kalteng!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
KM Virgo Transport 8l
Proses evakuasi jenazah korban KM Virgo Transport 8. [Foto: Jawa Pos]

Banjarmasin, mu4.co.id – Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi tiga jenazah korban KM Virgo Transport 8 pada pencarian hari ke-17, Selasa (29/9). Ketiga korban berjenis kelamin laki-laki dan ditemukan oleh penyelam di dalam sejumlah ruangan kapal.

Pencarian melibatkan Satkoppeba, Satkopaska Koarmada II, serta Tim Penyelam Basarnas Special Group (BSG). 

Penyelam membuka akses ke bagian dalam kapal dengan memecahkan kaca anjungan dan bagian buritan lambung kanan. Setelah akses terbuka, penyelam menyisir bagian dalam kapal hingga menemukan tiga jenazah tersebut.

Baca Juga: Hari ke-14 Pencarian Korban KM Virgo Transport 8, Evakuasi Udara Terkendala Asap, hingga Pencarian Diperpanjang 7 Hari!

Tiga jenazah kemudian dievakuasi ke KRI REM-331 dan KN Purworejo sebelum dibawa ke Banjarmasin untuk proses identifikasi dan penanganan sesuai prosedur.

Dengan tambahan tersebut, total korban KM Virgo Transport 8 yang telah ditemukan mencapai 182 orang yang terdiri dari 108 orang selamat dan 74 orang meninggal dunia. Namun, 61 orang lainnya masih dalam pencarian.

Sementara itu, Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk melanjutkan pencarian korban KM Virgo Transport 8 setelah total 18 jenazah ditemukan dan dievakuasi dari perairan Seruyan dan Sukamara.

Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan Kepala Kantor SAR Palangka Raya ditunjuk sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) untuk mengoordinasikan operasi pencarian di wilayah Kalteng.

Baca Juga: Hari ke-16, SAR Temukan 5 Jenazah Korban KM Virgo dan Berhasil Identifikasi 16 Jenazah!

“Di Kalimantan Tengah menggelar operasi SAR. Jadi semua personel diturunkan, digerakkan, dan mulai dari kemarin sudah menyisir wilayah Kalimantan Tengah, khususnya di daerah pesisir,” ujar Putu dikutip dari Antara Kalsel, Rabu (30/9).

Pengerahan unsur SAR melibatkan Polres, Kodim dan jajaran di bawahnya, serta masyarakat untuk menyisir pesisir dan perairan Kalteng, terutama Seruyan dan Sukamara.

Basarnas juga berkoordinasi dengan nelayan, masyarakat pesisir, serta Kantor SAR Pontianak, Sulawesi, dan Semarang untuk memperluas informasi pencarian.

Langkah ini dilakukan karena nelayan dari sejumlah daerah seperti Surabaya, Lamongan, Probolinggo, dan Jawa Tengah kerap mencari ikan hingga perairan Kalimantan.

(Antara Kalsel, Kilas Jatim)

[post-views]
Selaras