Media Utama Terpercaya

26 Mei 2026, 15:15
Search

Dinilai Berhasil Jaga Bahasa Banjar, Pemko Banjarmasin Raih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah 2026

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Penyerahan penghargaan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq kepada Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR
Penyerahan penghargaan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq kepada Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR. [Foto: Prokom Banjarmasin]

Banjarmasin, mu4.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin meraih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 dari Kemendikdasmen RI melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026 di Gedung Garuda Pusat Pelatihan SDM Kemendikdasmen, Depok, Senin (25/5).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas upaya Pemko Banjarmasin dalam melestarikan bahasa daerah melalui pendidikan, kebijakan pemerintah, dan keterlibatan masyarakat dalam penggunaan bahasa daerah.

Baca Juga: Baru Diresmikan, Mobil Pintar Jadi Upaya Pemko Banjarmasin Dekatkan Pendidikan Anak

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq kepada Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR didampingi Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin Ryan Utama. Yamin menyebut penghargaan itu menjadi motivasi untuk terus menjaga eksistensi bahasa Banjar di tengah arus modernisasi.

“Bahasa daerah adalah identitas dan warisan budaya yang harus dijaga bersama. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Banjarmasin serius dalam melestarikan bahasa Banjar melalui dunia pendidikan dan keterlibatan masyarakat,” ujar Yamin dikutip dari Jejak Rekam, Selasa (26/5).

Yamin menegaskan pelestarian bahasa daerah memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat agar bahasa ibu tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda. Ia berharap generasi muda tetap bangga menggunakan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas dan budaya.

Baca Juga: Pemko Banjarmasin Terima Tiga Penghargaan Pelayanan Publik Dari Wamen PAN-RB!

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Ryan Utama menyebut penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi sekolah, tenaga pendidik, dan komunitas budaya di Kota Banjarmasin.

“Revitalisasi bahasa daerah terus kami dorong melalui pembelajaran di sekolah, kegiatan budaya, hingga penguatan muatan lokal. Ini menjadi langkah penting agar bahasa Banjar tetap lestari,” ungkap Ryan.

Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah 2026 ini menjadi bukti komitmen Pemko Banjarmasin dalam melestarikan dan mengembangkan bahasa daerah melalui sinergi pemerintah, sekolah, dan masyarakat.

(Jejak Rekam)

[post-views]
Selaras