Jawa Barat, mu4.co.id – Sejumlah akademisi, tokoh, dan budayawan Sunda mengajukan kajian perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda, yang kini akan ditindaklanjuti DPRD Jawa Barat.
Menurut Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono, wacana itu juga berkaitan dengan isu ketimpangan fiskal antara Jawa Barat dan provinsi lain di Pulau Jawa.
Ono Surono menilai perubahan nama provinsi juga didorong oleh ketimpangan fiskal yang masih dialami Jawa Barat dibandingkan Jawa Tengah dan Jawa Timur, serta sebagai upaya memperkuat identitas budaya Sunda.
Baca Juga: Keren! Jawa Barat Sabet Penghargaan Internasional Wisata Ramah Muslim 2026
Meski demikian, ia menegaskan keputusan akhir tetap menjadi kewenangan pemerintah pusat sesuai aturan yang berlaku.
“Kalaupun nanti kita putuskan menyetujui terkait dengan usulan ini, tentunya ini kan belum selesai, sama seperti CDOB, tidak selesai di DPRD tapi selesainya di pemerintah pusat,” ucap Ono Surono dikutip dari Kompas, Kamis (9/7).
Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri menyatakan belum menerima usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda.
(Kompas)












