Banjarbaru, mu4.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan proses seleksi ketat untuk menjaring calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026. Peserta yang mengikuti tahapan ini merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing kabupaten/kota.
Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalsel, Heriansyah, menegaskan bahwa proses seleksi dirancang secara profesional guna menghasilkan calon Paskibraka yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan karakter yang baik.
“Seluruh peserta yang dikirim merupakan perwakilan terbaik dari kabupaten/kota. Kami memastikan proses seleksi di tingkat provinsi berjalan profesional, sehingga menghasilkan calon Paskibraka yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan kepribadian yang kuat,” ujarnya dilansir Media Center Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (22/4).
Baca juga: Seleksi Paskibraka Tingkat Kota Banjarmasin 2026 Resmi Ditutup, Sekda Apresiasi Semangat Peserta
Seleksi dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Mei 2026, dengan pusat kegiatan di BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru.
Pada hari pertama, peserta akan menjalani tahapan administrasi ulang, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), serta observasi psikotes. Selanjutnya, hari kedua diisi dengan uji kesamaptaan di Lapangan Brimobda, pemeriksaan kesehatan, serta parade.
Memasuki hari ketiga, peserta mengikuti seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan penilaian kepribadian yang mencakup kemampuan komunikasi, hasil psikotes, hingga minat dan bakat. Sementara itu, tahap akhir berupa penentuan atau pantukhir akan digelar pada hari keempat sekaligus pengumuman peserta yang berhak melaju ke tahap verifikasi nasional.
Dari seluruh peserta, nantinya akan dipilih 44 orang atau 22 pasang untuk menjadi Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, dua peserta terbaik masing-masing satu putra dan satu putri akan mewakili daerah ke tingkat nasional.
Baca juga: Dinas ESDM Kalsel Rasakan Dampak Penghematan dari Kebijakan WFH Setiap Jum’at!
Heriansyah menekankan bahwa seleksi ini tidak semata-mata mencari kemampuan fisik, tetapi juga menilai kedisiplinan, karakter, serta semangat nasionalisme peserta.
“Seleksi ini bukan hanya mencari yang terbaik secara fisik, tetapi juga calon generasi muda yang memiliki karakter, disiplin, serta jiwa nasionalisme yang tinggi. Kami berharap mereka dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga sekolah, untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui program Paskibraka.
Dengan sistem seleksi yang menyeluruh, Pemprov Kalsel optimistis dapat melahirkan anggota Paskibraka yang mampu menjalankan tugas dengan baik, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
(Media Center Provinsi Kalimantan Selatan)















