Media Utama Terpercaya

23 Mei 2026, 18:23
Search

Apa Saja Barang yang Perlu Dibawa Jemaah Haji Saat Puncak Haji di Armuzna? Berikut Daftarnya!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Apa Saja Barang yang Perlu Dibawa Jemaah Haji Saat Puncak Haji di Armuzna
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Arab Saudi, mu4.co.id – Fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) menjadi puncak sekaligus tahap paling penting dalam rangkaian ibadah haji. Pada fase ini, jemaah akan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain di tengah kepadatan jutaan orang sehingga membutuhkan kondisi fisik yang prima.

Karena mobilitas tinggi dan aktivitas yang cukup menguras tenaga, jemaah dianjurkan membawa barang seperlunya agar tidak mudah lelah selama menjalani rangkaian ibadah.

Setiap jemaah telah dibekali tas ransel Armuzna untuk membawa kebutuhan penting seperti konsumsi, payung, botol semprot air, dan perlengkapan pribadi lainnya. Jemaah juga disarankan membawa tas selempang kecil untuk menyimpan dokumen penting, tanpa perlu membawa koper kecil.

Baca Juga: Berikut Ini Jadwal dan Skema Pergerakan Jemaah Haji RI di Armuzna 2026!

Dilansir dari detik hikmah pada Sabtu (23/5), berikut daftar barang yang perlu dibawa selama fase Armuzna, antara lain:

Isi Tas Selempang Kecil

Tas selempang kecil digunakan untuk menyimpan barang-barang kecil yang mudah untuk dijangkau oleh jemaah haji, seperti:

– Handphone

– Dompet

– Kartu identitas

– Botol semprotan air

– Tisu

– Masker

– Obat pribadi secukupnya

Isi Tas Ransel Armuzna

Tas ransel Armuzna biasanya untuk menyimpan barang-barang penting secukupnya, seperti:

– Baju ganti seperlunya

– Kain ihram cadangan

– Perlengkapan mandi ukuran travel

– Sajadah tipis

– Charger dan powerbank

– Bekal konsumsi ringan secukupnya

– Sandal ringan untuk ke toilet

– Payung kecil atau topi

– Kanebo basah

Baca Juga: Kemenhaj Cek Persiapan Armuzna Untuk Puncak Haji 2026, Fasilitas Terus Ditingkatkan!

Tas Armuzna diperuntukkan khusus membawa perlengkapan kebutuhan jemaah selama pelaksanaan puncak ibadah haji. Jemaah diimbau tidak mengisi tas tersebut dengan oleh-oleh untuk dibawa pulang karena berisiko melebihi batas maksimal bagasi kabin, yakni 7 kilogram.

(Detik Hikmah)

[post-views]
Selaras