Media Utama Terpercaya

22 Mei 2026, 19:59
Search

Berikut Ini Jadwal dan Skema Pergerakan Jemaah Haji RI di Armuzna 2026!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
pergerakan armuzna
Ilustrasi jemaah wukuf di sekitar Arafah [Foto: AI/ mu4.co.id]

Makkah, mu4.co.id – Kementerian Haji dan Umrah resmi merilis skema pergerakan jemaah haji Indonesia menghadapi fase puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) tahun 2026.

Guna memitigasi kepadatan massa yang krusial di Tanah Suci, pemerintah mengerahkan Satuan Operasional khusus dengan membagi mobilisasi jemaah dari hotel di Makkah menuju Arafah secara bertahap dalam tiga gelombang ketat mulai Senin, 25 Mei 2026 mendatang.

Dilansir dari laman Kementerian Haji dan Umrah, Jum’at (22/5/2026), berikut ini jadwal dan skema pergerakan Jemaah haji Indonesia saat di Armuzna.

Senin, 25 Mei 2026 M/ 8 Dzulhijjah 1447 H (Makkah -> Arafah)

Jemaah diangkut dari hotel di Makkah menuju Arafah menggunakan bus yang dibagi ke dalam 3 gelombang, yaitu:

̵  Gelombang I: Pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (WAS)  

̵  Gelombang II: Pukul 11.30 WAS

̵ Gelombang III: Pukul 17.30 WAS

Diharapkan seluruh jemaah sudah tiba di Arafah pukul 24.00 WAS.

Baca juga: Tuntunan Lengkap Rangkaian Prosesi Ibadah Haji Sesuai Sunnah

Selasa, 26 Mei 2026 M/ 9 Dzulhijjah 1447 H (Arafah -> Muzdalifah)

Setelah menjalani inti ibadah wukuf pada pukul 10.00-13.00 WAS, mobilisasi jemaah kembali berlanjut selepas maghrib. Pergerakan dibagi menjadi 2 skema besar, yaitu:

̵  Skema Murur: Jemaah lansia, disabilitas, dan Risiko tinggi (risti) akan naik bus langsung menuju Mina tanpa turun di Muzdalifah.

̵  Skema Non-Murur: Jemaah umum akan turun untuk melakukan mabit (bermalam) di Muzdalifah.

Diperkirakan sebanyak 80 ribu jemaah haji Indonesia akan mengikuti skema Murur di Muzdalifah.

Targetnya, pada pukul 23.00 WAS seluruh jemaah sudah meninggalkan tenda-tenda di Arafah.

Rabu, 27 Mei 2026 M/ Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H (Muzdalifah -> Mina)

Bagi jemaah Non-Murur yang berada di Muzdalifah, pergerakan menuju Mina akan dilakukan sejak malam hari hingga keesokan paginya.

Seluruh jemaah sudah harus diberangkatkan dari Muzdalifah menuju Mina sebelum pukul 07.00 WAS.

Baca juga: Sebanyak 80 Ribu Jemaah Haji Indonesia Ikut Murur di Muzdalifah, Lansia dan Risti Jadi Prioritas

Rabu-Sabtu, 27-30 Mei 2026 M/ 10-13 Dzulhijjah 1447 H (Lempar Jumrah)

Jadwal melontar Jumrah:

̵  Tanggal 10 Dzulhijjah melontar Jumrah Aqobah dimulai pukul 10.00 WAS.

̵  Tanggal 11-13 Dzulhijjah Mabit di Mina dan melontar Jumrah Ula, Wusta, serta Aqobah sesuai jadwal kloter masing-masing.

Jum’at-Sabtu, 29-30 Mei 2026 M/ 12-13 Dzulhijjah 1447 H – Skema Kepulangan/ Nafar (Mina -> Makkah)

Pergerakan Jemaah dari Mina ke Makkah dibagi menjadi 2 gelombang, yaitu:

̵  Nafar Awal: Ditargetkan selesai dan meninggalkan Mina pada 12 Dzulhijjah.

̵  Nafar Tsani: Ditagetkan selesai dan meninggalkan Mina pada 13 Dzulhijjah.

Seluruh proses pemulangan Jemaah dari Mina ke hotel di Makkah wajib selesai total pada pukul 15.00 WAS pada 13 Dzulhijjah.  

[post-views]
Selaras