Media Utama Terpercaya

20 September 2026, 22:38
Search

Anggaran Kemenkes 2027 Turun, Kemenkes Minta Tambahan Rp28,36 Triliun

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Gedung Kemenkes di Jakarta
Gedung Kemenkes di Jakarta. [Foto: Info Bank News]

Jakarta, mu4.co.id – Anggaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk 2027 ditetapkan sebesar Rp115,9 triliun, turun dari Rp128,6 triliun pada 2026. Anggaran tersebut terdiri dari Rp102,1 triliun belanja pusat, Rp1,9 triliun Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, dan Rp11,9 triliun DAK Non fisik.

“Anggaran kita di 2027 totalnya adalah Rp115,9 triliun dibandingkan dengan 2026 Rp128,6 triliun. Belanja pusatnya sendiri sekarang yang sudah disetujui (DPR) adalah Rp102 triliun, dari 2026 Rp114 triliun,” ungkap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dikutip dari CNBC, Ahad (20/9).

Baca Juga: Anggaran Penanganan Bencana 2027 Naik Jadi Rp1,1 Triliun, DPR: Jauh dari Cukup

Sekitar Rp101,3 triliun atau 99,2 persen dari pagu Kemenkes 2027 telah ditetapkan penggunaannya. Dana tersebut antara lain untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) Rp46,46 triliun, Badan Layanan Umum (BLU) Rp22,43 triliun, Primary Health Care Transformation (PHTC) Rp8,41 triliun, pinjaman luar negeri Rp7,87 triliun, serta belanja pegawai Rp7,43 triliun. Sementara itu, anggaran obat dan vaksin program hanya sekitar Rp3 triliun, turun dari sekitar Rp6 triliun pada 2026. 

Kemenkes Usul Tambahan Rp28,36 Triliun

Kemenkes kemudian mengusulkan tambahan Rp28,36 triliun untuk mendukung program prioritas dan transformasi kesehatan. Kemenkes juga membutuhkan tambahan Rp4,43 triliun untuk obat dan vaksin karena kebutuhan 2027 mencapai Rp7,43 triliun, sementara anggaran yang tersedia hanya Rp3 triliun.

Selain itu, Kemenkes mengusulkan tambahan Rp11,74 triliun untuk layanan kesehatan lanjutan, termasuk pembangunan dan revitalisasi rumah sakit.

Baca Juga: Anggaran Kemendikdasmen 2027 Naik Jadi Rp61,1 Triliun, Rp5 Triliun Dialokasikan untuk Sekolah Gratis

Total kebutuhan revitalisasi fasilitas kesehatan diperkirakan Rp120,4 triliun, terdiri dari Rp55,8 triliun untuk Puskesmas dan Labkesmas serta Rp64,6 triliun untuk rumah sakit.

Dalam kesimpulan rapat, Komisi IX DPR akhirnya menyetujui tambahan anggaran Rp28,36 triliun untuk mendukung program prioritas nasional, termasuk revitalisasi fasilitas kesehatan serta kebutuhan obat dan vaksin.

(CNBC)

[post-views]
Selaras