Media Utama Terpercaya

13 Agustus 2026, 12:42
Search

Diyakini Agama Islam Pertama Kali Masuk Indonesia Saat Rasulullah Masih Hidup!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Islam masuk Indonesia
Diyakini Agama Islam pertama kali masuk Indonesia saat Rasulullah masih hidup! [Foto: ilustrasi mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Banyak literatur yang menyebutkan bahwa sejarah penyebaran agama Islam di Indonesia berawal dari kegiatan perdagangan yang dahulu dilakukan para pedagang muslim yang berlayar hingga berlabuh di kepulauan Nusantara.

Beberapa teori menceritakan diantaranya adalah pedagang dari Gujarat, Persia, Tiongkok, hingga dari Makkah (Arab).

Terdapat fakta menarik yang menunjukkan bahwa Islam telah masuk ke Nusantara ketika Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam masih hidup.

Dikutip dari Detik Hikmah, Kamis (13/8), dijelaskan dalam buku Awal Mula Muslim di Bali Kampung Loloan Jembrana Sebuah Entitas Kuno karya H. Bagenda Ali, masuk dan berkembangnya Islam di Indonesia berlangsung sebegitu cepat. Hal ini didorong oleh hubungan erat antara pedagang muslim dari Arab, Gujarat (India), dan Persia dengan penduduk lokal.

Baca juga: 20 Gereja di Perancis Terjual Setiap Tahun, Indikator Populasi Muslim Terus Bertambah

Di antara teori yang ada, Teori Arab atau Teori Makkah menjadi salah satu yang menyajikan bukti historis paling awal. Teori ini menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia langsung dari Makkah dan Madinah pada abad ke-1 Hijriah atau sekitar abad ke-7 Masehi.

Bukti utamanya terletak pada keberadaan perkampungan Islam kuno di Pantai Barus, Sumatera Utara (sebelumnya sering dirujuk wilayah pesisir Sumatera), yang dikenal sebagai Bandar Khalifah. Wilayah ini dicatat oleh bangsa China dengan nama Ta-Shih, sebutan bagi orang-orang Arab.

Dokumen kuno dari China tulisan Chu Fan Chi yang mengutip catatan ahli geografi Chou Ku-Fei mencatat bahwa komunitas muslim Arab sudah bermukim di Pantai Barus sekitar tahun 625 Masehi.

Tahun tersebut sangat monumental karena hanya berjarak sekitar 9 tahun dari momen ketika Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam pertama kali memulai dakwah Islam secara terbuka di Makkah. Artinya, saat Rasulullah masih hidup dan memimpin umat di Jazirah Arab, para sahabat atau pedagang muslim diperkirakan telah berlayar hingga ke pesisir Nusantara.

Baca juga: Haedar Nashir Apresiasi Peran Alabio dalam Sejarah Perkembangan Muhammadiyah di Kalimantan

Pelayaran jarak jauh ini disinyalir berkaitan dengan dorongan ajaran Islam untuk menuntut ilmu dan berdagang hingga ke negeri China.

Bukti keberadaan Islam sejak era awal ini diperkuat oleh temuan arkeologis di kompleks pemakaman Mahligai, Barus. Di lokasi tersebut ditemukan makam kuno dengan batu nisan bertuliskan nama Syekh Rukunuddin yang wafat pada tahun 672 Masehi.

Riset bersama dari École Française d’Extrême-Orient (EFEO) Prancis dan Pusat Penelitian Arkeologi Nasional mempertegas bahwa pada abad ke-9 hingga ke-12 Masehi, Barus telah berkembang menjadi kota pelabuhan kosmopolitan yang dihuni berbagai suku dunia, mulai dari Arab, Aceh, India, China, Tamil, Jawa, Bugis, hingga Bengkulu.

Kehadiran komunitas awal ini yang kemudian memicu lahirnya kerajaan-kerajaan Islam pertama di Sumatera, seperti Kerajaan Perlak yang dilanjutkan oleh Kerajaan Samudera Pasai.

[post-views]
Selaras